Rekrutmen Guru Sekolah Garuda 2026, Butuh 96 Guru dan 20 Kepala Sekolah, Ini Syaratnya

Senin, 16 Februari 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lowongan Sekolah Garuda 2026 Resmi Dibuka, Butuh 96 Guru dan 20 Kepala Sekolah

Lowongan Sekolah Garuda 2026 Resmi Dibuka, Butuh 96 Guru dan 20 Kepala Sekolah

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Pemerintah resmi membuka rekrutmen guru, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah untuk empat Sekolah Garuda baru yang mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026โ€“2027.

Langkah ini sekaligus menyiapkan tenaga pendidik unggul sejak awal pembukaan sekolah berbasis sains dan teknologi tersebut.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Stella Christie, menegaskan ketersediaan guru berkualitas menjadi fondasi utama keberhasilan program Sekolah Garuda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

โ€œTahun ini empat Sekolah Garuda baru akan dibuka untuk tahun ajaran 2026โ€“2027. Kita membutuhkan 96 guru dan 20 posisi kepala sekolah serta wakil kepala sekolah,โ€ ujarnya melalui akun resmi @kemdiktisaintek.ri, Senin (16/2/2026).

Khusus Guru Berprestasi, Wajib Fasih Bahasa Inggris

Selanjutnya, Stella menegaskan bahwa pemerintah hanya membuka seleksi ini untuk guru-guru berprestasi dari seluruh Indonesia. Ia menyebut peran guru dan pimpinan sekolah sangat menentukan kualitas lulusan.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Bongkar 3 Laboratorium Narkoba dan Sita 17,45 Ton Barang Bukti

โ€œKami memanggil guru berprestasi untuk mendaftar. Waktunya tinggal sebentar lagi,โ€ tegasnya.

Pelamar mendaftar secara daring melalui laman resmi Badan Kepegawaian Negara di sscasn.bkn.go.id.

Batas akhir pendaftaran:

  • Guru: 16 Februari 2026
  • Kepala sekolah dan wakil kepala sekolah: 15 Februari 2026

Syarat Umum Pendaftaran

Calon pelamar wajib memenuhi ketentuan berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia maksimal 32 tahun per 1 Mei 2026
  • Tidak pernah dipidana atau diberhentikan tidak hormat
  • Bukan CPNS/PNS/PPPK/TNI/Polri dan tidak terlibat politik praktis
  • Kualifikasi pendidikan sesuai jabatan
  • Memiliki Sertifikat Pendidik (PPG)
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Mampu berbahasa Inggris aktif
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI
Baca Juga :  Bareskrim Serahkan 2 Tersangka Narkoba Koko Erwin dan Akhsan ke Kejari Bima

Syarat Khusus dan Standar Internasional

Selain itu, pelamar juga harus memenuhi persyaratan khusus:

  • IPK minimal 3,25
  • Mampu merancang pembelajaran berbasis teknologi
  • Skor Bahasa Inggris minimal: IELTS 5,5 / TOEFL iBT 51 / PTE Academic 45
  • Bebas penyalahgunaan narkoba (NAPZA)
  • Bersedia tinggal di lingkungan sekolah berasrama

Siapkan Generasi Unggul

Pemerintah merancang Program Sekolah Garuda sebagai sekolah unggulan berbasis sains dan teknologi berstandar global.ย Karena itu, pemerintah menargetkan tenaga pendidik yang adaptif, melek teknologi, dan mampu berkompetisi di tingkat internasional.

Dengan demikian, melalui rekrutmen ini pemerintah memastikan kualitas pendidikan langsung terjaga sejak hari pertama sekolah beroperasi.ย (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya
Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO
Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh
KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi
Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua
Waspada! Super New Moon Picu Banjir Rob di 18 Wilayah Pesisir Indonesia 8-22 Juli 2026
PTUN Batalkan SK Menteri HAM Natalius Pigai, Pemerintah Tempuh Banding
Roy Suryo Menang Praperadilan, Sebut Putusan Jadi Babak Baru Hukum Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:27 WIB

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:03 WIB

Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:14 WIB

Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:02 WIB

KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:54 WIB

Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB