Sempat Tantang Petugas dan Ganggu Warga, Pemuda Pesta Miras di Cilincing Minta Maaf

Senin, 16 Februari 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Pemuda Yang Pesta Miras Akhirnya Meminta Maaf di RT 007 RW 04 Kelurahan Semper Barat Kecamatan Cilincing Jakarta Utara, Senin (16/02/2026). (Posnews/MR)

Kelompok Pemuda Yang Pesta Miras Akhirnya Meminta Maaf di RT 007 RW 04 Kelurahan Semper Barat Kecamatan Cilincing Jakarta Utara, Senin (16/02/2026). (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi pesta minuman keras (miras) yang dilakukan sekelompok pemuda di RT 007/RW 04 Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, akhirnya berujung permintaan maaf terbuka kepada pengurus wilayah dan petugas.

Sebelumnya, gerombolan pemuda itu sempat bersitegang dengan aparat saat ditegur karena memutar musik keras hingga larut malam pada Sabtu (14/2/2026).

Ketua RW 04 Semper Barat, Djumadi Uje, memastikan para pemuda telah menyadari kesalahannya.

“Alhamdulillah mereka sudah menyadari dan memohon maaf serta berjanji tidak mengulangi lagi,” ujar Djumadi saat dikonfirmasi, Senin (16/2/2026).

Ganggu Warga Hingga Lewat Tengah Malam

Insiden bermula saat sejumlah pemuda menggelar pesta miras sambil karaoke dengan volume tinggi hingga melewati pukul 23.00 WIB. Akibatnya, warga sekitar merasa terganggu dan melaporkan kejadian tersebut karena khawatir memicu gangguan keamanan dan potensi kriminalitas.

Ketua RT 07 sempat menindaklanjuti laporan warga. Namun, teguran tidak diindahkan. Selanjutnya, laporan diteruskan ke Ketua RW 04.

Djumadi mengaku telah meminta anggota Linmas RW untuk mengingatkan kembali. Namun, para pemuda tetap mengabaikan imbauan tersebut.

Baca Juga :  KemenHAM DKI Jakarta Luncurkan Kampung Redam, Simbol Perdamaian di Manggarai

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena situasi tidak kondusif, Ketua RW 04 bersama Ketua RT 07 dan Linmas turun langsung ke lokasi.

“Kami datangi dengan baik-baik dan menyampaikan adanya laporan warga yang terganggu kebisingan karaoke sampai pukul 23.15 WIB,” jelasnya.

Sempat Ngeyel dan Tantang Ditangkap

Saat diberi penjelasan, sebagian pemuda sempat bersikap menantang. Djumadi bahkan membacakan ketentuan KUHP baru yang berlaku sejak 2 Januari 2026 terkait larangan mabuk di muka umum dan membuat kegaduhan di malam hari.

“Mereka awalnya mengaku belum tahu aturan. Tapi saat kami jelaskan, malah ngeyel dan menantang minta ditangkap saja. Akhirnya mereka bubar, meski tidak terima dibubarkan,” tegasnya.

Keesokan harinya, Minggu (15/2/2026), salah satu pemuda diduga kembali membuat provokasi lewat status WhatsApp yang berisi makian kepada perangkat RT/RW dan petugas.

Dua Pemuda Minta Maaf dan Janji Tak Ulangi

Namun demikian, situasi mereda setelah dua pemuda yang mewakili kelompok tersebut, Liva Fikri dan Muhammad Irhas, menyampaikan permintaan maaf.

Baca Juga :  Penjajahan Gaya Baru: Teori Sistem Dunia dan Kesenjangan

“Kami mohon maaf atas keresahan di lingkungan RT 007 RW 04 Semper Barat pada malam Minggu. Kami berjanji tidak akan mengulangi lagi,” ujar keduanya.

Ketua RW 04 juga mengapresiasi peran Tiga Pilar Kelurahan Semper Barat, lurah, paguyuban RW, LMK, tokoh masyarakat, hingga Dewan Kota yang turut membantu memberikan edukasi kepada para pemuda dan orang tuanya.

Warga Minta Patroli Ditingkatkan Jelang Ramadan 1447 H

Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M, masyarakat berharap seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga juga meminta patroli rutin ditingkatkan, terutama di titik-titik yang rawan aktivitas miras.

Pasalnya, konsumsi alkohol di ruang publik tidak hanya mengganggu ketenangan warga, tetapi juga berpotensi memicu tindakan kriminal akibat hilangnya kontrol diri.

Dengan kejadian ini, warga Semper Barat berharap lingkungan kembali kondusif sehingga ibadah Ramadan dapat berjalan aman, nyaman, dan khusyuk. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Batik dan Lanyard Terbongkar, Polisi Ciduk Pencuri di Hotel Mewah
Modus Lapak Besi Tua, Polisi Gerebek Gudang Curanmor di Narogong – 5 Unit Diamankan
Cekcok Hingga Dugaan Penganiayaan Soal Away ke Yogya, Ricky Pratama Dipolisikan Pacar
Arus ke Puncak Libur Imlek 2026 Tembus 6.200 Kendaraan, Polisi Terapkan One Way
TNI Siap Kirim 8.000 Prajurit ke Gaza, Target Berangkat April–Juni 2026
Rekrutmen Guru Sekolah Garuda 2026, Butuh 96 Guru dan 20 Kepala Sekolah, Ini Syaratnya
Pesta Miras dan Karaoke Bising di Cilincing Dibubarkan, Pemuda Tantang Ditangkap
Gu Ailing dan Liu Mengting Melaju ke Final Big Air Olimpiade 2026

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 14:35 WIB

Modus Batik dan Lanyard Terbongkar, Polisi Ciduk Pencuri di Hotel Mewah

Senin, 16 Februari 2026 - 13:21 WIB

Modus Lapak Besi Tua, Polisi Gerebek Gudang Curanmor di Narogong – 5 Unit Diamankan

Senin, 16 Februari 2026 - 12:58 WIB

Sempat Tantang Petugas dan Ganggu Warga, Pemuda Pesta Miras di Cilincing Minta Maaf

Senin, 16 Februari 2026 - 12:37 WIB

Cekcok Hingga Dugaan Penganiayaan Soal Away ke Yogya, Ricky Pratama Dipolisikan Pacar

Senin, 16 Februari 2026 - 11:44 WIB

Arus ke Puncak Libur Imlek 2026 Tembus 6.200 Kendaraan, Polisi Terapkan One Way

Berita Terbaru