KemenHAM DKI Jakarta Luncurkan Kampung Redam, Simbol Perdamaian di Manggarai

Rabu, 29 Oktober 2025 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kanwil KemenHAM DKI Jakarta, Mikael Azedo Harwito, bersama Camat Tebet dan Lurah Manggarai menandatangani Deklarasi Kampung Redam sebagai simbol perdamaian dan rekonsiliasi sosial di Jakarta Selatan.

Kepala Kanwil KemenHAM DKI Jakarta, Mikael Azedo Harwito, bersama Camat Tebet dan Lurah Manggarai menandatangani Deklarasi Kampung Redam sebagai simbol perdamaian dan rekonsiliasi sosial di Jakarta Selatan.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Untuk menciptakan wilayah yang masyarakatnya aman, nyaman dan damai, Kanwil Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) DKI Jakarta membuat gebrakan dengan meluncurkan program “Kampung Redam”, Rabu (29/10/2025).

Kampung Redam atau Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian itu berada di Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat penerapan Hak Asasi Manusia (HAM) di tingkat masyarakat.

Melalui kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Kepatuhan HAM, Kanwil KemenHAM DKI menegaskan komitmen mewujudkan masyarakat damai, inklusif, dan berkeadilan sosial.

Selain itu, kegiatan ini membuka kolaborasi lintas elemen masyarakat guna memperkuat kesadaran menyelesaikan konflik tanpa kekerasan.

Masyarakat Jadi Agen Perdamaian

Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Rulinawaty, menyebut Kampung Redam sebagai bukti nyata komitmen negara menegakkan prinsip penghormatan, perlindungan, dan pemajuan HAM di DKI Jakarta.

Baca Juga :  Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Jalan Haji Nawi, Berlaku 10 Januari–19 Juli 2026

Ia menegaskan, program ini tak sekadar aturan, tetapi membangun kesadaran warga untuk menjadi agen perdamaian di lingkungannya.

“Kampung Redam menjadi wadah rekonsiliasi sosial yang menanamkan semangat perdamaian dan menyembuhkan luka sosial di tengah warga,” ujar Rulinawaty.

Gerakan Sosial Berkelanjutan

Kepala Kanwil KemenHAM DKI, Mikael Azedo Harwito, menegaskan Kampung Redam bukan acara seremonial semata, tetapi gerakan sosial berkelanjutan untuk memperkuat harmoni antarwarga.

Ia juga mengapresiasi Kecamatan Tebet dan Kelurahan Manggarai yang menjadi pionir kampung damai di Jakarta.

“Kampung Redam harus menjadi laboratorium hidup bagi perdamaian. Di sini, luka masa lalu disembuhkan lewat pengampunan, persaudaraan, dan kebersamaan,” tegas Mikael.

Baca Juga :  Sadis, Petani di OKI Tewas Ditembak Teman Sendiri Akibat Dendam Lama

Deklarasi dan Gugus Tugas Perdamaian

Acara puncak ditandai dengan Deklarasi Kampung Redam dan Penandatanganan Komitmen Bersama antara Kakanwil KemenHAM DKI, Camat Tebet Dyan Airlangga, dan Lurah Manggarai Muhamad Arafat Dinsirat.

Sebagai tindak lanjut, Lurah Manggarai membentuk Gugus Tugas Kampung Redam untuk mengawal nilai-nilai rekonsiliasi dan perdamaian di tingkat kelurahan.

Dengan deklarasi ini, Manggarai resmi menjadi model percontohan nasional penerapan nilai HAM dan resolusi konflik sosial secara damai.

Kegiatan tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas Polsek Tebet, Babinsa Koramil 01 Tebet/Kodim 0504 Jakarta Selatan, Satpol PP DKI, Kepala Kesbangpol DKI, serta tokoh masyarakat Manggarai.

“Kami ingin Manggarai menjadi ikon kampung rukun dan berkeadilan di Ibu Kota,” tutup Mikael Azedo Harwito. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta
Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD
MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan
Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat
PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:10 WIB

MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus

Berita Terbaru

Pemerintah Iran memberikan ancaman terbuka kepada negara-negara Teluk untuk menghentikan serangan militer Amerika Serikat atau menghadapi penghancuran fasilitas energi kawasan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:00 WIB

Google menghentikan operasional Google Assistant di perangkat Android mulai 4 September dan mengalihkan seluruh perintah suara ke kecerdasan buatan Gemini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:51 WIB