Wabah Hantavirus Lumpuhkan Kapal Pesiar MV Hondius

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Membendung epidemi. Pejabat kesehatan di 12 negara melakukan pelacakan kontak besar-besaran terhadap penumpang kapal pesiar MV Hondius guna mengantisipasi penyebaran hantavirus strain Andes yang langka dan mematikan. Dok: Istimewa.

Membendung epidemi. Pejabat kesehatan di 12 negara melakukan pelacakan kontak besar-besaran terhadap penumpang kapal pesiar MV Hondius guna mengantisipasi penyebaran hantavirus strain Andes yang langka dan mematikan. Dok: Istimewa.

PRAIA, POSNEWS.CO.ID – Rekaman video yang diperoleh media menunjukkan suasana mencekam namun tenang di atas kapal pesiar MV Hondius. Dek kapal yang biasanya ramai kini tampak kosong melompong. Tim medis mengenakan pakaian pelindung lengkap (APD) bersiaga saat kapal tersebut membuang sauh di lepas pantai Afrika Barat bersama hampir 150 penumpang dan awaknya.

Tragedi ini bermula dari serangan virus langka, hantavirus, yang biasanya menyebar melalui inhalasi kotoran tikus yang terkontaminasi. Saat ini, para penumpang menjalani isolasi ketat di dalam kabin mereka masing-masing guna memutus rantai penularan.

Kronologi Kematian Beruntun: Dari St. Helena ke Johannesburg

Wabah ini tercatat telah menelan tiga nyawa dalam rute pelayaran kutub yang direncanakan berlangsung selama berminggu-bulan. Korban pertama adalah seorang pria asal Belanda yang meninggal pada 11 April. Pihak kapal menurunkan jenazahnya dua minggu kemudian di wilayah Saint Helena, sebuah pulau terpencil di Atlantik Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Duka berlanjut ketika istri dari pria tersebut, yang terbang menuju Afrika Selatan, pingsan di bandara Johannesburg dan meninggal di rumah sakit pada 26 April. Korban ketiga adalah seorang wanita warga negara Jerman yang mengembuskan napas terakhirnya di atas kapal pada Sabtu lalu. Selain itu, seorang pria warga negara Inggris kini berada dalam kondisi kritis di ruang perawatan intensif (ICU) rumah sakit Afrika Selatan setelah tim medis mengevakuasinya dari Pulau Ascension.

Baca Juga :  Mahasiswi Unram Vira Tewas di Pantai Nipah, Kepala Ditekan ke Pasir 15 Menit

Respon Darurat dan Protokol Kesehatan

Pemerintah Tanjung Verde segera bertindak dengan mengirimkan tim dokter, ahli bedah, perawat, dan spesialis laboratorium ke atas kapal. Para petugas medis mengenakan sepatu bot, masker wajah, dan baju pelindung putih saat turun dari kapal kecil menuju MV Hondius.

Operator kapal, Oceanwide Expeditions, telah menerapkan tingkat respons tertinggi. “Hari-hari kami berjalan hampir normal, kami hanya menunggu otoritas menemukan solusi,” ujar Qasem Elhato (31), salah satu penumpang kapal. Para penumpang mengisi waktu dengan membaca, menonton film, dan menjaga jarak sosial—sebuah praktik yang mengingatkan dunia pada era pandemi COVID-19.

Investigasi WHO: Mencari Sumber Penularan

Dr. Maria Van Kerkhove, direktur kesiapsiagaan epidemi dan pandemi WHO, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyelidiki potensi transmisi antarmanusia di atas kapal. Meskipun hantavirus biasanya tidak menular antarmanusia, kondisi di ruang tertutup seperti kapal pesiar memicu kekhawatiran khusus.

Meskipun demikian, pihak berwenang di Argentina memastikan bahwa tidak ada penumpang yang menunjukkan gejala saat kapal berangkat dari pelabuhan asal. Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena gejala hantavirus dapat muncul hingga delapan minggu setelah terpapar. Menariknya, kru kapal melaporkan bahwa mereka tidak menemukan satu pun tikus di dalam kapal pesiar tersebut.

Baca Juga :  Bom Waktu 48 Jam: Trump Ancam Ratakan Listrik Iran, Teheran Targetkan Fasilitas Air Teluk

Rencana Evakuasi dan Masa Depan Pelayaran

Oceanwide Expeditions mengonfirmasi bahwa dua pesawat khusus telah terbang menuju Tanjung Verde untuk mengevakuasi pasien yang membutuhkan perawatan darurat ke Belanda. Setelah proses evakuasi medis selesai, kapal berencana berlayar menuju Kepulauan Kanari, Spanyol—sebuah perjalanan yang memakan waktu sekitar tiga hari.

Pemerintah Spanyol sendiri masih bersikap hati-hati. Kementerian Kesehatan Spanyol memantau situasi dengan ketat sebelum memutuskan pelabuhan mana yang paling tepat untuk menerima kapal tersebut.

Ujian bagi Industri Pariwisata Kutub

Insiden di MV Hondius di tahun 2026 ini menjadi pengingat pahit mengenai risiko kesehatan dalam perjalanan ke wilayah terpencil. Masyarakat internasional kini menanti kepastian hasil pelacakan kontak milik otoritas Afrika Selatan guna memastikan wabah ini tidak meluas menjadi ancaman kesehatan publik yang lebih besar.

Singkatnya, keberhasilan penanganan krisis ini akan sangat bergantung pada koordinasi antara otoritas kesehatan lintas benua. Bagi para penumpang, ini adalah “permainan menunggu” yang melelahkan di tengah ketidakpastian samudra raya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Unjuk Kebersamaan dengan Wali Kota New York
Trump Puji Perdana Menteri Inggris Andy Burnham
Emmanuel Macron Banting Mimbar PBB dan Kecam Klaim
Pejabat NATO Peringatkan Tingkah Laku Vladimir Putin
Trump Pertimbangkan Opsi Serangan dan Buka Kembali Dialog
Trump Tegur Wartawan CNN di PBB di Tengah Gugatan Hukum
PM Jepang Sanae Takaichi Tegaskan Dukungan ICC
Charles Spencer Rilis Buku Swan Song dan Ungkap Tuduhan Baru

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:10 WIB

Donald Trump Unjuk Kebersamaan dengan Wali Kota New York

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Trump Puji Perdana Menteri Inggris Andy Burnham

Kamis, 24 September 2026 - 10:00 WIB

Emmanuel Macron Banting Mimbar PBB dan Kecam Klaim

Kamis, 24 September 2026 - 09:30 WIB

Pejabat NATO Peringatkan Tingkah Laku Vladimir Putin

Kamis, 24 September 2026 - 08:00 WIB

Trump Pertimbangkan Opsi Serangan dan Buka Kembali Dialog

Berita Terbaru

Bungie memulihkan campaign Red War dan lokasi klasik Destiny 2 dari Content Vault. Simak detail pengumuman studio dan update Marathon. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Bungie Kembalikan Konten Klasik Destiny 2

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:00 WIB

AntGamer meluncurkan monitor ANT272TUE Tandem WOLED 4K 240Hz dual mode dan QHD 540Hz. Simak spesifikasi lengkap dan harganya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

AntGamer Rilis Monitor Gaming Tandem WOLED 4K 240Hz

Jumat, 25 Sep 2026 - 06:00 WIB