Bocah 6 Tahun Diduga Korban Perundungan di Senen, Tubuh Tersetrum Tak Sadarkan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Korban bullying atau perundungan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Korban bullying atau perundungan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus dugaan perundungan terhadap anak kembali mengguncang Jakarta.

Seorang bocah berinisial MWP (6) terkapar tak sadarkan diri setelah diduga menjadi korban aksi bullying di Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat.

Peristiwa yang terekam kamera CCTV itu viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rekaman yang beredar, dua remaja terlihat memegang, mengangkat, lalu membawa korban ke sebuah tiang yang diduga beraliran listrik.

Korban yang mengenakan pakaian merah tampak berusaha melepaskan diri. Namun, upayanya gagal. Tak lama kemudian, tubuh bocah tersebut terjatuh ke tanah dan kehilangan kesadaran.

Yang membuat publik geram, kedua remaja yang diduga terlibat justru meninggalkan lokasi setelah korban terkapar. Beberapa warga terlihat berada di sekitar taman saat kejadian berlangsung.

Beruntung, seorang pria yang berada di lokasi segera mendatangi korban dan menjauhkannya dari tiang tersebut.

Baca Juga :  Rumah Kontrakan Ambruk di Cempaka Putih, Bayi dan Orang Tuanya Terjebak Reruntuhan

Warga kemudian memberikan pertolongan sebelum korban dilarikan ke rumah sakit.

Berawal dari Bermain di Taman

Nenek korban, Linda Reselin, mengungkapkan cucunya bermain di Taman Kramat Pulo pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 18.30 hingga 19.30 WIB.

“Saya mendapat kabar cucu saya kejang-kejang. Setelah itu keluarga langsung membawanya ke RSCM untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Linda, Kamis (11/6/2026).

Awalnya keluarga tidak mengetahui penyebab korban mengalami kondisi tersebut. Namun, keesokan harinya Linda mendatangi taman dan melihat rekaman CCTV.

Dari rekaman itu, keluarga menduga MWP menjadi korban perundungan yang dilakukan dua remaja berinisial LNG dan RVN.

“Saya melihat cucu saya diseret lalu ditempelkan ke tiang yang diduga beraliran listrik hingga akhirnya tersetrum,” katanya.

Polisi Turun Tangan

Orang tua korban telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Pusat pada 9 Juni 2026.

Baca Juga :  Presiden Prabowo: TNI Anak Kandung Rakyat, Siap Mati Demi Negeri

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, membenarkan laporan tersebut.

Saat ini penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa yang terekam CCTV.

“Orang tua korban sudah membuat laporan dan kasusnya saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Erlyn.

Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi serta menganalisis rekaman CCTV untuk memastikan kronologi kejadian dan dugaan keterlibatan para pelaku.

Alarm Bahaya Perundungan Anak

Kasus yang menimpa MWP menjadi pengingat bahwa perundungan terhadap anak masih menjadi ancaman serius di ruang publik.

Tidak hanya menimbulkan trauma psikologis, aksi bullying juga berpotensi menyebabkan luka berat hingga mengancam nyawa korban.

Publik kini menunggu langkah tegas aparat untuk mengungkap kasus tersebut sekaligus memastikan perlindungan terhadap anak-anak agar kejadian serupa tidak kembali terulang. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tolak Perjodohan, Wanita di Banyuasin Diduga Rancang Pembunuhan Bersama Kekasih
Reaksi Keras Tehran: Iran Gempur Pangkalan Militer AS
LDP Jepang Sepakati Draf Revisi Dokumen Keamanan Nasional
Xi Jinping dan Kim Jong Un Sepakati Strategis Baru
Pelaku Curi HP Saat Pintu Rumah Terbuka di Kembangan Ditangkap Polisi
Siri Bertenaga AI Meluncur: Kado Perpisahan Tim Cook
Aksi Tolak Kenaikan BBM di Jakarta Pusat Disorot, Potensi Gejolak Politik Menguat
Sam Altman dan Bernie Sanders Bahas Kemitraan Sipil

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:51 WIB

Tolak Perjodohan, Wanita di Banyuasin Diduga Rancang Pembunuhan Bersama Kekasih

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:42 WIB

Reaksi Keras Tehran: Iran Gempur Pangkalan Militer AS

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:36 WIB

LDP Jepang Sepakati Draf Revisi Dokumen Keamanan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:21 WIB

Bocah 6 Tahun Diduga Korban Perundungan di Senen, Tubuh Tersetrum Tak Sadarkan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:29 WIB

Xi Jinping dan Kim Jong Un Sepakati Strategis Baru

Berita Terbaru

Eskalasi berbahaya di Teluk. Pemerintah Iran meluncurkan serangan rudal balasan ke pangkalan militer Amerika Serikat menyusul gempuran udara AS di Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Reaksi Keras Tehran: Iran Gempur Pangkalan Militer AS

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:42 WIB

Peralihan postur pertahanan. Partai LDP yang berkuasa di Jepang menyetujui draf revisi dokumen keamanan nasional guna memperkuat kemampuan ofensif militer. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

LDP Jepang Sepakati Draf Revisi Dokumen Keamanan Nasional

Kamis, 11 Jun 2026 - 12:36 WIB

Konsolidasi aliansi di Asia Timur. Presiden Tiongkok Xi Jinping memulai kunjungan kenegaraan ke Pyongyang guna mempererat kemitraan taktis di tengah kebuntuan negosiasi nuklir dengan AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Xi Jinping dan Kim Jong Un Sepakati Strategis Baru

Kamis, 11 Jun 2026 - 10:29 WIB