Polisi Amankan 3 Pelaku Bentrokan Menteng, 15 Orang Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung. (Posnews/ist)

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung. (Posnews/ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam bentrokan maut di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).

Ketiganya diduga melakukan penganiayaan hingga menyebabkan satu orang tewas. Polisi kini menahan mereka di Mapolsek Menteng untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung mengatakan ketiga orang tersebut berinisial S, T, dan U.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara penegakan hukum, kami telah mengamankan tiga orang warga yang terlibat dalam penganiayaan. Saudara S, T, dan U saat ini sudah diamankan di Polsek Menteng,” kata Reynold di lokasi kejadian, Minggu (26/7/2026).

Polisi Periksa 15 Orang

Selain tiga orang yang diamankan, polisi memeriksa sekitar 15 orang terkait bentrokan tersebut.

Beberapa di antaranya masih berstatus saksi. Penyidik memeriksa mereka untuk mengungkap peran masing-masing dalam rangkaian keributan.

Baca Juga :  Mutilasi Freezer Bekasi Terungkap, Korban Dibunuh karena Tolak Ajakan Mencuri

“Untuk peristiwa itu secara keseluruhan, kami melakukan pengamanan dan pemeriksaan intensif terhadap kurang lebih 15 orang,” ujarnya.

Polisi juga memisahkan pemeriksaan berdasarkan lokasi kejadian. Sebab, bentrokan berlangsung di beberapa tempat.

Dua TKP Dipisahkan

Reynold menjelaskan, bentrokan pertama terjadi di Jalan Matraman Dalam. Sementara itu, lokasi kedua berada di Jalan Tambak, tempat korban akhirnya meninggal dunia.

“Peristiwa di Matraman Dalam dan Jalan Tambak kami pisahkan. Mana korban dan mana yang patut diduga sebagai pelaku, tentu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.

Polisi kini mendalami hubungan antara dua lokasi tersebut untuk mengungkap rangkaian bentrokan secara utuh.

Bentrokan Bermula dari Lemparan Batu

Polisi menerima laporan keributan sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat itu, aksi pelemparan batu terjadi di Jalan Matraman Dalam. Keributan kemudian meluas hingga ke Jalan Tambak.

Situasi semakin panas setelah warga sekitar merasa terganggu dan ikut bereaksi.

Baca Juga :  KPK Bongkar Kerugian Negara Rp175 Triliun akibat Deforestasi, Korupsi Hutan Disorot Tajam

“Warga spontan karena merasa lingkungan mereka terusik. Kemudian terjadi pelemparan yang mengakibatkan dua orang harus dievakuasi oleh kepolisian ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo,” jelas Reynold.

Dua korban tersebut berinisial K dan DS.

Namun, kondisi K memburuk. Pria berusia 23 tahun itu akhirnya meninggal dunia setelah dievakuasi ke rumah sakit.

“Kami turut berduka cita. Berdasarkan informasi yang ada, Saudara K, 23 tahun, telah meninggal dunia,” imbuhnya.

Polisi Kejar Pelaku Lain

Setelah satu orang tewas, polisi memperketat penyelidikan.

Tiga orang telah diamankan dan diperiksa sebagai pihak yang diduga terlibat dalam penganiayaan. Sementara itu, penyidik masih memeriksa belasan orang lainnya.

Polisi juga terus mendalami peran masing-masing pihak dalam bentrokan di Matraman Dalam dan Jalan Tambak.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena bentrokan yang awalnya berupa keributan berubah menjadi aksi kekerasan dan berujung hilangnya nyawa.

Polisi memastikan setiap pihak yang terbukti terlibat akan dimintai pertanggungjawaban hukum. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Sutrimo Tewas di Kebayoran Baru, Polisi Sisir CCTV dan Periksa Saksi
Misteri Kematian Sutrimo di Kebayoran Baru Diselidiki Polda Metro Jaya
Bentrokan Berdarah di Menteng Tewaskan 1 Orang, Berawal dari Persoalan Sarapan
Gagal Gondol Motor, Maling di Tapos Depok Todongkan Senpi ke Warga
Bandar Haradongan Simanjuntak Ditangkap, Bareskrim Kejar Pemasok Narkoba dari Medan
Chief Security Anggota Brimob Baku Tembak dengan Komplotan Curanmor di Citra Raya
Geger Video KDRT di Apartemen Bekasi, Korban Lindungi Diri Sambil Berteriak
Modus Kerja di Turki, 105 WNI Dikirim Ilegal ke Libya

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:16 WIB

Misteri Sutrimo Tewas di Kebayoran Baru, Polisi Sisir CCTV dan Periksa Saksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:04 WIB

Misteri Kematian Sutrimo di Kebayoran Baru Diselidiki Polda Metro Jaya

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:00 WIB

Bentrokan Berdarah di Menteng Tewaskan 1 Orang, Berawal dari Persoalan Sarapan

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:59 WIB

Gagal Gondol Motor, Maling di Tapos Depok Todongkan Senpi ke Warga

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:03 WIB

Bandar Haradongan Simanjuntak Ditangkap, Bareskrim Kejar Pemasok Narkoba dari Medan

Berita Terbaru

Lompatan teknologi videografi profesional. Sony meluncurkan kamera Cinema Line FX5 yang membawa sensor full-frame 18,2 MP dan perekaman open gate 5K. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sony Resmi Meluncurkan Kamera Cinema Line FX5

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:36 WIB

Solusi komputasi serbabisa. TECNO merilis laptop MEGABOOK K14S di Indonesia yang menawarkan performa hingga Intel Core i9 serta sembilan port fisik lengkap. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

TECNO Resmi Meluncurkan MEGABOOK K14S Bertenaga Core i9

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:31 WIB

Lompatan terbesar seri POVA. TECNO merilis POVA 8 5G bertenaga Dimensity 7100, baterai raksasa 8.000 mAh, serta fitur lampu interaktif Alive Matrix Display. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Baterai Monster 8.000 mAh dan Layar AMOLED 144 Hz

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:00 WIB