Misteri Kematian Sutrimo di Kebayoran Baru Diselidiki Polda Metro Jaya

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Misteri kematian Sutrimo di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), masih menjadi perhatian polisi.

Polda Metro Jaya kini menyelidiki penyebab kematian pria tersebut yang ditemukan di depan Klinik Mordent pada Kamis (23/7/2026).

Sutrimo sempat dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring. Namun, nyawanya tidak tertolong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto mengatakan penyidik masih mendalami kasus tersebut.

“Masih didalami (sosok Sutrimo),” kata Bhudi kepada wartawan, Minggu (26/7/2026).

Baca Juga :  Budi Santoso Dorong Ekspor Daerah, 7 IPSKA Baru Resmi Beroperasi

Polisi Dalami Penyebab Kematian Sutrimo

Bhudi mengatakan polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh penyebab meninggalnya Sutrimo.

Penyidik kini mengumpulkan fakta dan informasi terkait kejadian tersebut. Polisi juga memastikan proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur.

“Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh,” ujarnya.

Namun, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian Sutrimo.

“Prosesnya masih berjalan. Kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum,” kata Bhudi.

Sutrimo Ditemukan di Depan Klinik

Sutrimo pertama kali ditemukan di depan Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Geger Depan Istana Merdeka! Percobaan Bunuh Diri Digagalkan Paspampres dan Brimob

Setelah itu, korban dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, kondisi Sutrimo tidak tertolong hingga akhirnya meninggal dunia.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki rangkaian peristiwa sebelum Sutrimo ditemukan. Penyidik juga berupaya mengungkap fakta yang dapat menjelaskan penyebab kematian korban.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat tidak berspekulasi mengenai kasus tersebut sebelum hasil penyelidikan resmi disampaikan.

Polisi memastikan proses hukum berjalan secara profesional dan mengedepankan fakta.

Kasus kematian Sutrimo kini masih dalam penyelidikan Polda Metro Jaya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap
Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel
Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker
Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB