Iseng Kirim Teror Bom ke SDN Srengseng, Pria di Jagakarsa Diciduk, Ini Kronologinya

Senin, 13 Juli 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan MY, pelaku pengirim ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, Jakarta Selatan, usai teror WhatsApp saat kegiatan MPLS. (Posnews/PMJ)

Polisi mengamankan MY, pelaku pengirim ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, Jakarta Selatan, usai teror WhatsApp saat kegiatan MPLS. (Posnews/PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi bergerak cepat mengungkap teror bom yang menggegerkan SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kurang dari sehari setelah laporan diterima, polisi menangkap pria berinisial MY (34) di rumahnya.

Penangkapan dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannudin bersama Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mohamad Iskandarsyah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat diperiksa, MY menunjukkan telepon genggam yang diduga dipakai untuk mengirim pesan ancaman melalui WhatsApp.

Baca Juga :  Wanita Muda di Pademangan Curi Motor, Polisi Tangkap di Kampung Bahari

Polisi juga mendokumentasikan proses pemeriksaan awal terhadap perangkat tersebut.

Pelaku Mengaku Iseng

Kombes Pol Iman Imannudin mengatakan pelaku sementara mengaku mengirim ancaman bom hanya karena iseng.

Meski begitu, penyidik masih mendalami motif, latar belakang, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Penyidik terus berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror untuk mendalami kasus ini,” ujarnya, Senin (13/7/2026).

Saat ini, MY masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

Siswa Dievakuasi, Gegana Pastikan Lokasi Aman

Teror bom diterima melalui pesan WhatsApp saat siswa dan guru mengikuti upacara pembukaan MPLS pada hari pertama masuk sekolah usai libur panjang.

Baca Juga :  Ngaku Teknisi Provider, Pria di Tangerang Curi Perangkat BTS Rp481 Juta

Begitu menerima laporan, polisi bersama aparat pemerintah langsung mengevakuasi seluruh siswa dan guru sebelum mensterilkan area sekolah.

Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror kemudian menyisir seluruh lokasi. Hasil pemeriksaan memastikan tidak ditemukan bahan peledak maupun bom di lingkungan sekolah.

Meski situasi telah dinyatakan aman, penyidik masih melanjutkan pemeriksaan terhadap pelaku untuk mengungkap motif dan memastikan tidak ada ancaman lanjutan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk
Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC
Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat
Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya
Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?
Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali
Bharatu Valdo Tewas di Markas Polairud, Ini Perkembangan Kasus Bharada Andika
Mengapa Motif Penembakan Bharatu Valdo Belum Diungkap? Ini Penjelasan Polisi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?

Berita Terbaru

Square Enix mengonfirmasi Hard Mode pada Final Fantasy VII Revelation langsung terbuka sejak awal permainan dengan mekanisme baru. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pengembang Final Fantasy VII Pastikan Hard Mode Terbuka

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:42 WIB

EA DICE dan Respawn Entertainment dikabarkan berkolaborasi menggarap Star Wars Battlefront 3, menggeser keterlibatan studio Bungie. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

DICE dan Respawn Dikabarkan Berduet Kembangkan Star Wars

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:32 WIB