POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Shift Up memastikan opsi sakelar untuk mematikan fitur FSR 3.1 frame generation pada gim Stellar Blade.
Tanggapan Pengembang Terhadap Komunitas Pemain
Shift Up mendengarkan masukan para pemain yang mencoba versi demo Stellar Blade Complete Edition di Nintendo Switch 2.
Oleh karena itu, pengembang menyediakan tombol sakelar untuk mematikan fitur frame generation FSR 3.1.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemain kini dapat memilih antara performa 60 FPS interpolasi atau 30 FPS native secara bebas.
Bahkan, langkah ini memberikan fleksibilitas penuh sesuai kenyamanan visual masing-masing pemain.
Kombinasi Teknologi DLSS dan FSR 3.1
Sebelumnya, Shift Up memanfaatkan teknologi FSR 3.1 untuk mencapai target 60 FPS pada konsol Switch 2.
Sebab, konsol genggam besutan Nintendo ini tidak menyediakan fitur frame generation milik Nvidia.
Pengembang menggunakan DLSS untuk meningkatkan resolusi gambar dari 720p pada mode handheld.
Sementara itu, mode docked menghasilkan tampilan 1080p hasil dari proses upscale resolusi.
Alasan Pemain Memilih Frame Rate Native
Teknologi frame generation menghasilkan frame buatan di antara dua frame asli.
Namun, proses interpolasi gambar tersebut dapat memicu timbulnya artefak visual serta delay input.
Sebagian pemain lebih memilih 30 FPS native untuk melakukan timing dodge serta parry secara presisi.
Dengan demikian, opsi sakelar baru ini meningkatkan kepuasan para penggemar gim aksi.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













