BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Rekaman CCTV pencurian sepeda motor milik seorang kurir paket di Cileungsi, Kabupaten Bogor, menjadi petunjuk bagi Satresmob Bareskrim Polri untuk membongkar komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah.
Kasus ini bermula ketika Moch Nunu Jarnuzi kehilangan sepeda motornya di Perumahan Griya Alam Sentosa, Cileungsi, Jumat (2/10/2026).
Aksi pencurian itu terekam CCTV dan viral di media sosial. Warga juga melaporkannya melalui Hotline Bang Resmob.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Teuku Arsya Khadafi mengatakan tim langsung menyelidiki rekaman CCTV dan menelusuri informasi yang masuk untuk mengidentifikasi para terduga pelaku.
“Bagi seorang pengantar paket, kendaraan bukan sekadar alat transportasi, melainkan sarana utama mencari nafkah untuk keluarga,” kata Arsya.
Polisi Tangkap Sejumlah Terduga Pelaku
Pada Senin (5/10/2026), petugas menggerebek sebuah rumah kontrakan di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap KM alias KO bersama TAR dan LAP yang diduga terlibat dalam pencurian.
Penyidik kemudian mengembangkan penyelidikan untuk menelusuri peran orang-orang yang diduga membantu membawa atau menampung kendaraan hasil curian.
Polisi juga mengamankan AA yang diduga bertugas menjemput motor hasil kejahatan.
Sementara itu, DP yang diduga berperan sebagai penadah masih diburu berdasarkan perkembangan pemberitaan terbaru. Polisi terus menelusuri jaringan tersebut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Sita Kunci T, Alat Pembuka Magnet, dan Golok
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita satu unit sepeda motor Yamaha NMAX, pakaian dan atribut yang diduga digunakan saat beraksi, serta sejumlah alat untuk membobol kunci kendaraan.
Barang bukti tersebut meliputi dua jarum kunci letter T, dua alat pembuka magnet, dan satu kunci tempel. Polisi juga mengamankan dua bilah senjata tajam jenis rambai ayam serta satu golok.
Arsya menegaskan, pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari upaya kepolisian mempercepat penanganan kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Ia juga mengimbau warga melaporkan tindak kriminal melalui Hotline Bang Resmob atau saluran resmi kepolisian.
Saat ini, Satresmob Bareskrim Polri berkoordinasi dengan Polres Bogor dan Polsek Cileungsi untuk mengembangkan penyelidikan.
Polisi masih menelusuri dugaan jaringan penjualan motor hasil curian dan memburu pihak yang belum tertangkap.
Kasus ini menjadi peringatan bahwa pencurian kendaraan bukan hanya merugikan pemilik, tetapi juga dapat memutus sumber penghasilan pekerja yang mengandalkan sepeda motor untuk mencari nafkah.
Karena itu, laporan warga dan rekaman CCTV dapat membantu polisi mengungkap kejahatan serta menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat. **
Editor : Hadwan













