Elon Musk Ancam Politisi Demokrat Terkait Rencana Penyelidikan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Elon Musk melayangkan ancaman terbuka kepada Partai Demokrat yang berencana menyelidiki peran pemerintahannya usai pemilu sela AS. Dok: Istimewa.

Elon Musk melayangkan ancaman terbuka kepada Partai Demokrat yang berencana menyelidiki peran pemerintahannya usai pemilu sela AS. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON – Miliarder Elon Musk menyampaikan peringatan keras kepada para politisi Partai Demokrat pada Rabu.

Ancaman tersebut muncul menyusul laporan mengenai rencana penyelidikan terhadap peran Musk dalam pemerintahan Presiden Donald Trump.

Melalui unggahan di platform X, Musk menulis peringatan tegas bagi para penentangnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Siapa yang mengandalkan pedang, bakal gugur oleh pedang,” tulis pemilik perusahaan SpaceX tersebut.

Musk menegaskan akan mengincar pihak utama yang mengendalikan serangan politik terhadap dirinya.

Baca Juga :  EU Sepakati Pinjaman €90 Miliar untuk Ukraina Tanpa Sita Aset Beku Rusia

Peran Politik Dan Konflik Kepentingan Miliarder Amerika Serikat

Sebagai triliuner pertama Amerika Serikat, Musk menjadi donor finansial terbesar bagi Partai Republik.

Musk sering memberikan masukan strategis kepada Presiden Trump dalam mengelola kebijakan negara.

Selain itu, perusahaan milik Musk menerima berbagai kontrak nilai bernilai besar dari pemerintah.

Usai mendanai kampanye Trump pada 2024, Musk memimpin proyek pemangkasan anggaran belanja negara.

Proyek efisiensi ekstrem tersebut memicu pemutusan hubungan kerja bagi hampir 300.000 pegawai negeri.

Partai Demokrat Membidik Komite Penyelidikan Kongres

Partai Republik saat ini masih memegang kendali atas Senat dan DPR Amerika Serikat.

Baca Juga :  Terbelenggu dan Berbaju Oranye, Maduro Mengaku Tak Bersalah

Namun demikian, berbagai proyeksi menunjukkan peluang kemenangan Partai Demokrat di DPR pada pemilu sela 3 November.

Kemenangan tersebut akan memberikan wewenang penuh bagi Partai Demokrat untuk memimpin komite investigasi.

Anggota DPR dari Partai Demokrat Zoe Lofgren menilai Musk memiliki konflik kepentingan yang sangat besar.

Politisi senior tersebut menegaskan pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap pengaruh bisnis Musk di dalam pemerintahan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX
Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard
Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis
Tahun Kedua Kepemimpinan Takaichi Hadapi Tantangan Internal
Serangan Rudal Balistik Houthi Menewaskan Puluhan Prajurit
Donald Trump Manfaatkan Kerusuhan Prancis Demi Senat
Parlemen Australia Helen Haines Kehilangan Kaki Mobil
Alberta Memilih Tetap Bersatu Dengan Kanada Dalam Referendum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Elon Musk Ancam Politisi Demokrat Terkait Rencana Penyelidikan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Tahun Kedua Kepemimpinan Takaichi Hadapi Tantangan Internal

Berita Terbaru

Menlu AS Marco Rubio sebut pembatasan akses Starlink di Ukraina merupakan wewenang SpaceX dan Elon Musk, bukan Gedung Putih. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:28 WIB

Elon Musk melayangkan ancaman terbuka kepada Partai Demokrat yang berencana menyelidiki peran pemerintahannya usai pemilu sela AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Elon Musk Ancam Politisi Demokrat Terkait Rencana Penyelidikan

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:23 WIB

Rusia membebaskan pensiunan guru asal AS Stephen Hubbard usai negosiasi Presiden Vladimir Putin dan utusan AS Steve Witkoff. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:20 WIB