Trump Tegaskan Gencatan Senjata AS-Iran Resmi Berakhir

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dua kapal tanker minyak Saudi memutar balik arah di Laut Merah pasca-ancaman blokade Houthi, di tengah gempuran udara berkelanjutan AS ke wilayah Iran. Dok: Istimewa.

Dua kapal tanker minyak Saudi memutar balik arah di Laut Merah pasca-ancaman blokade Houthi, di tengah gempuran udara berkelanjutan AS ke wilayah Iran. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Kawasan Timur Tengah kembali membara setelah runtuhnya kesepakatan damai sementara pekan ini.

Trump Tegaskan Gencatan Senjata Resmi Berakhir

Presiden Donald Trump melayangkan pernyataan mengejutkan melalui platform Truth Social.

Ia menegaskan kesepakatan gencatan senjata bulan lalu kini resmi berakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trump mengambil keputusan ekstrem ini setelah serangan militer pekan lalu.

Meskipun demikian, Trump mengizinkan kelanjutan jalur komunikasi dengan pihak Teheran.

Pemerintah Iran meminta Amerika Serikat tetap melanjutkan proses negosiasi damai.

Namun, negosiasi ini berjalan di bawah bayang-bayang ancaman perang.

Baca Juga :  Kutub Utara yang Mencair: Arena Baru Perebutan Sumber Daya dan Kekuasaan

Negosiator ulung Iran Mohammad Baqer Qalibaf memberikan tanggapan keras.

Qalibaf menegaskan negaranya siap melakukan pertahanan penuh secara total.

Teheran menolak menyerah begitu saja terhadap tekanan militer Washington.

Diplomasi Selat Hormuz di Qatar dan Oman

Utusan khusus Qatar menemui pejabat tinggi Iran hari Jumat ini.

Mereka membahas sengketa navigasi kapal di wilayah Selat Hormuz.

Selanjutnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi bertolak menuju Oman.

Araqchi akan membahas jaminan keamanan kapal dagang akhir pekan ini.

Arus lalu lintas kapal tanker minyak melambat secara signifikan.

Sebelumnya, militer Iran mengendalikan penuh jalur perairan internasional tersebut.

Pihak Amerika Serikat menuntut jaminan keamanan bagi kapal internasional.

PBB mengecam keras tindakan sepihak Iran yang membatasi pelayaran.

Sanksi Finansial Baru Terhadap Pendukung Militer

Departemen Keuangan Amerika Serikat menjatuhkan sanksi ekonomi baru hari ini.

Baca Juga :  9 Warga Sipil Gaza Tewas Akibat Gempuran Udara

Pemerintah menyasar pengusaha serta bankir asal Iran, Ali Ansari.

Ansari mengendalikan jaringan keuangan raksasa dari wilayah Dubai.

Sebelumnya, Inggris juga membekukan seluruh aset milik Ali Ansari.

Pemerintah menuduh Ansari mendanai operasi militer Garda Revolusi Iran.

Langkah sanksi ini bertujuan menekan kemampuan finansial militer Teheran.

Masa Berkabung Nasional dan Misteri Mojtaba

Masyarakat Iran mengantarkan jasad Pemimpin Agung Ali Khamenei ke Mashhad.

Ribuan pelayat menghadiri prosesi pemakaman massal sepanjang pekan lalu.

Selanjutnya, Mojtaba Khamenei menggelar upacara belasungkawa di kota Qom.

Namun, Mojtaba masih enggan muncul secara langsung ke publik.

Cedera parah akibat serangan udara memicu rumor suksesi kepemimpinan.

Publik meragukan kesiapan Mojtaba dalam memimpin Iran masa depan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Ruang Bersalin Rumah Sakit di Islamabad
Kapal Induk USS Abraham Lincoln Berlabuh di Thailand
Jepang Perluas Penggunaan Tanah Dekontaminasi Fukushima
AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel
Selandia Baru Rancang Undang-Undang Larangan Media Sosial
Jepang Janjikan Dukungan untuk Presiden ICC Tomoko
Serangan Drone Rusia Hantam Pusat Perbelanjaan Ukraina
AS Berlakukan Tarif 50% ke Kanada, Ottawa Langsung Balas

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Kebakaran Ruang Bersalin Rumah Sakit di Islamabad

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kapal Induk USS Abraham Lincoln Berlabuh di Thailand

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:42 WIB

AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Selandia Baru Rancang Undang-Undang Larangan Media Sosial

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Jepang Janjikan Dukungan untuk Presiden ICC Tomoko

Berita Terbaru

Kisah Gilang Masuk Jaringan Narkoba, Berakhir Ditangkap Bareskrim. (Posnews/Bareskrim)

DAERAH

Dibujuk Keluarga, Gilang Terjerumus Jadi Kurir 43 Kg Sabu

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:26 WIB

Kebakaran hebat melanda bangsal ibu dan anak RS PIMS di Islamabad, Pakistan, menewaskan 14 bayi pada Rabu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kebakaran Ruang Bersalin Rumah Sakit di Islamabad

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:00 WIB

Kapal induk AS USS Abraham Lincoln berlabuh di Thailand untuk rehat prajurit usai menyelesaikan misi 250 hari di kawasan Timur Tengah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kapal Induk USS Abraham Lincoln Berlabuh di Thailand

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi, prakiraan cuaca Jabodetabek Kamis 27 Agustus 2026 dengan kondisi cerah dan suhu panas.
(Posnews/Net)

JABODETABEK

Waspada Cuaca Panas Jabodetabek, Suhu Bisa Menembus 35°C

Kamis, 27 Agu 2026 - 06:15 WIB