Tren Cozy Hobbies Sebagai Pelarian dari Kecepatan Dunia Digital

Minggu, 19 Oktober 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Lelah dengan notifikasi tanpa henti? Tren merajut, melukis, dan berkebun kini menjadi cara baru untuk menemukan ketenangan di era digital. Dok: Istimewa

Ilustrasi, Lelah dengan notifikasi tanpa henti? Tren merajut, melukis, dan berkebun kini menjadi cara baru untuk menemukan ketenangan di era digital. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Di tengah dunia yang serba cepat dan dibanjiri notifikasi, sebuah tren perlahan muncul sebagai penawar. Pemandangan seseorang yang tekun merajut di kafe, fokus melukis di kamarnya, atau merawat tanaman di balkon menjadi semakin lumrah. Dulu, aktivitas ini mungkin dianggap kuno. Namun kini, pandangan itu telah berbalik total.

Selamat datang di era cozy hobbies, sebuah gerakan budaya di mana semakin banyak orang—terutama anak muda—merayakan aktivitas manual yang lambat dan berorientasi pada proses. Ini adalah pergeseran dari tuntutan hasil instan menjadi penghargaan terhadap perjalanan dan ketenangan.

Jawaban Atas Kelelahan Digital

Perubahan ini adalah respons alami terhadap digital burnout. Kehidupan modern menuntut kita untuk selalu terhubung, memproses informasi tanpa henti, dan merespons dengan cepat. Menurut para ahli, stimulasi konstan ini dapat memicu stres dan kecemasan kronis. Cozy hobbies menawarkan sebuah tombol jeda. Ia memaksa kita untuk meletakkan gawai dan fokus pada satu hal yang nyata dan ada di hadapan kita.

Ketenangan dalam Setiap Proses

Jauh dari sekadar mengisi waktu luang, cozy hobbies menawarkan manfaat psikologis yang kuat. Kunci utamanya adalah penekanan pada proses, bukan hasil. Gerakan tangan yang ritmis saat merajut, sapuan kuas yang meditatif, atau sentuhan langsung dengan tanah saat berkebun menjadi bentuk mindfulness yang praktis. Aktivitas ini membantu menenangkan sistem saraf, mengurangi hormon stres, dan membawa kita ke dalam flow state—kondisi di mana kita sepenuhnya tenggelam dalam sebuah kegiatan. Ini adalah ruang aman untuk berekspresi tanpa tekanan untuk menjadi sempurna.

Baca Juga :  Putusan Praperadilan Nadiem Makarim Hari Ini, Hotman Paris Yakin Dikabulkan Hakim

Dari Benang Rajut hingga Pot Tanaman

Gerakan cozy hobbies mencakup spektrum yang luas, dari merangkai bunga, membuat keramik, hingga sekadar mewarnai buku gambar. Menariknya, teknologi yang menjadi sumber masalah justru turut memfasilitasi tren ini. Komunitas daring, tutorial video, dan forum menjadi tempat bagi para penghobi untuk berbagi tips, memamerkan karya, dan merasa terhubung—sebuah paradoks yang indah.

Pada akhirnya, cozy hobbies bukanlah tentang menolak teknologi, melainkan tentang menciptakan keseimbangan. Ini adalah perayaan atas hal-hal sederhana dan pengakuan bahwa di tengah kebisingan, kemewahan terbesar adalah kemampuan untuk melambat dan menciptakan sesuatu dengan tangan kita sendiri.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penampakan Wajah Taufik Hidayat Saat Ditangkap Polisi Jadi Sorotan Publik
Taufik Hidayat Ditangkap, Dedi Mulyadi Minta Pelaku Penyekapan YTR Dihukum Berat
HUT Jakarta ke-499 Digelar Meriah, Pramono Minta Perayaan Tak Berlebihan
Polisi Ringkus Taufik Hidayat, Korban YTR Alami Kerusakan Organ dan Luka Berat
Tahap II Narkotika: Bareskrim Limpahkan Rustiadi dan Jumaryanto ke Kejari Jaksel
Gapki Sebut B50 Tidak Akan Ganggu Ekspor Sawit
Heboh! Permohonan JC Sony Sonjaya Ditolak Kejagung, Ini Alasannya
Bareskrim Sita 114 Vape Etomidate Senilai Rp285 Juta di Medan, 4 Orang Diciduk

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:43 WIB

Ini Penampakan Wajah Taufik Hidayat Saat Ditangkap Polisi Jadi Sorotan Publik

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:18 WIB

Taufik Hidayat Ditangkap, Dedi Mulyadi Minta Pelaku Penyekapan YTR Dihukum Berat

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:09 WIB

HUT Jakarta ke-499 Digelar Meriah, Pramono Minta Perayaan Tak Berlebihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:53 WIB

Polisi Ringkus Taufik Hidayat, Korban YTR Alami Kerusakan Organ dan Luka Berat

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:19 WIB

Gapki Sebut B50 Tidak Akan Ganggu Ekspor Sawit

Berita Terbaru