KPK Sita Hyundai Palisade Milik Rekan Tersangka Korupsi CSR BI dan OJK

Selasa, 21 Oktober 2025 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (KPK)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID —  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memproses kasus korupsi dana CSR Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang melibatkan banyak anggota DPR RI.

Kali ini KPK menyita mobil mewah Hyundai Palisade yang dibeli dari uang haram hasil korupsi dana CSR BI dan OJK.

“Penyidik sudah mengamankan mobil itu sebagai barang bukti,” tegas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Senin (20/10/2025).

Baca Juga :  Israel-Lebanon Mulai Negosiasi Langsung Perdana Sejak 1993

Mobil miliaran rupiah itu milik Fitri Assiddikki (FA), pengusaha yang dekat dengan Heri Gunawan (HG), anggota Komisi XI DPR RI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Budi, Fitri menerima lebih dari Rp2 miliar dari Heri untuk membeli mobil tersebut. “Uang itu hasil korupsi dana CSR,” ujarnya.

Budi menyebut, HG menyerahkan ratusan juta rupiah dalam dolar AS dan Singapura yang ditukar lewat money changer.

Sebelumnya, KPK menetapkan Heri Gunawan dan Satori (ST), anggota Komisi XI DPR, sebagai tersangka korupsi dana CSR BI dan OJK, Kamis (7/8/2025).

Baca Juga :  KPK Periksa Rini Soemarno, Bau Busuk Korupsi Jual Beli Gas PGN–IAE Menguat

Tak cukup korupsi, keduanya juga dijerat TPPU. Dana sosial untuk rakyat malah dipakai buat foya-foya pribadi.

KPK menjerat mereka dengan Pasal 12B UU Tipikor, Pasal 55 ayat (1) ke-1, Pasal 64 ayat (1) KUHP, serta UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB