Kemenag Cairkan Rp4,01 Triliun Dana BOS Madrasah dan BOP RA

Selasa, 21 Oktober 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Posnews/Kemenang)

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Posnews/Kemenang)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kementerian Agama (Kemenag) memastikan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudlatul Athfal (RA) akan cair pekan ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan yang disalurkan senilai Rp4,01 triliun itu untuk meningkatkan mutu pendidikan lewat BOS, dan BOP RA triwulan III dan IV tahun 2025.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, penyaluran ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Baca Juga :  Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

“Sesuai arahan Presiden, kita wujudkan pendidikan bermutu agar lahir generasi unggul dan berdaya saing,” ujar Nasaruddin, Selasa (21/10/2025).

Ia menegaskan, dana tersebut mendukung operasional RA dan madrasah di seluruh Indonesia.

“Mulai pekan ini, dana lebih dari Rp4 triliun siap dicairkan,” tegasnya.

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno menyebut, BOP RA senilai Rp204 miliar, sedangkan BOS Madrasah mencapai Rp3,809 triliun. Totalnya disalurkan ke 81 ribu lembaga penerima yang lolos verifikasi.

Baca Juga :  Pascabencana Sumatra, Pemerintah Tuntaskan 1.000 Rumah dan Targetkan 15.000 Hunian

“Dana sudah masuk tahap pencairan dan siap disalurkan oleh bank penyalur,” jelasnya.

Suyitno menegaskan, anggaran ini bentuk komitmen Kemenag menjaga layanan pendidikan bermutu di semester kedua 2025. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar mengawasi penyaluran dana dengan ketat.

“Dana harus tepat sasaran, digunakan sesuai aturan, dan dilaporkan tertib,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korupsi Hutan Lampung, Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI
Prabowo Turun Tangan, 11 Kapal Dikerahkan Cari 5 Jurnalis di Selat Sunda
Teror di Kantor Komnas HAM Papua, Pigai Desak Polisi Ungkap Pelaku
BNN Minta Garuda Larang Vape, 1.716 Sampel Terdeteksi Narkotika
3 ASN Jayawijaya Tewas Ditembak Saat Antar Bantuan, Amran: Mereka Pahlawan Pangan
87 Napi High Risk dari Jakarta Dipindahkan ke Nusakambangan
79 Kampus Digandeng Polri, 31 Sudah Punya Pusat Studi Kepolisian
Proyeksi Harga CPO Indonesia 2026 Berpotensi Naik

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 18:23 WIB

Korupsi Hutan Lampung, Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI

Kamis, 10 September 2026 - 13:03 WIB

Teror di Kantor Komnas HAM Papua, Pigai Desak Polisi Ungkap Pelaku

Kamis, 10 September 2026 - 12:50 WIB

BNN Minta Garuda Larang Vape, 1.716 Sampel Terdeteksi Narkotika

Kamis, 10 September 2026 - 10:40 WIB

3 ASN Jayawijaya Tewas Ditembak Saat Antar Bantuan, Amran: Mereka Pahlawan Pangan

Kamis, 10 September 2026 - 09:38 WIB

87 Napi High Risk dari Jakarta Dipindahkan ke Nusakambangan

Berita Terbaru