Bocah 11 Tahun Tewas Dijerat Kabel Charger di Cilincing, Pelaku Diamankan Polisi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga Kampung Sepatan, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara digegerkan penemuan mayat bocah perempuan yang diduga menjadi korban pembunuhan.

Polisi menemukan korban berinisial VI (11), Selasa (14/10/2025) pukul 01.51 WIB dengan leher terjerat kabel charger, serta mulut dan hidung mengeluarkan busa.

Kasat Reskrim AKBP Onkoseno mengatakan pelaku MR (16) melakukan aksi keji di rumahnya, Kampung Sawah, Rorotan. Polisi kini menahan pelaku di Polres Metro Jakarta Utara untuk proses hukum lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam menjalankan aksinya, pelaku mengiming-imingi korban dengan janji membelikan baju dan mengajak korban ke rumahnya dengan alasan mengambil SIM.

Baca Juga :  283 Taruna Akpol Dikerahkan ke Aceh Tamiang, Polri Percepat Pemulihan Pascabencana

Setibanya di rumah, pelaku membekap korban, membantingnya, dan menjerat leher korban dengan kabel charger. Setelah korban tak berdaya, pelaku melakukan pencabulan. “Dia membunuh korban dulu, baru melakukan (pencabulan),” katanya.

Keterangan Saksi

Saksi, Hartati dan Nurul Hikmah, melihat pelaku mengajak korban ke rumahnya sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah adzan Isya, saksi menggedor rumah pelaku, namun pelaku menghalangi dan tampak ketakutan.

Baca Juga :  Hanya Tiga Kapal Berani Lintasi Selat Hormuz Pasca-Gencatan Senjata

Saksi kemudian melapor ke ayah korban, Feri Krisnanto, yang bersama saksi menemukan korban terlentang di bawah kasur, hanya mengenakan baju.

Hasil Pemeriksaan

Inafis Polres Jakarta Utara menemukan luka jeratan di leher korban dan darah pada bagian kemaluan, dengan dugaan korban meninggal akibat jeratan leher.

Polisi mengirim korban ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, untuk visum et revertum.

Polres Metro Jakarta Utara kini menangani kasus ini, dan pelaku sedang menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir
Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel
Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB