Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Semua Sekolah Terapkan PJJ Mulai Senin

Minggu, 6 September 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, bangku sekolah kosong. (Posnews/iStock)

Ilustrasi, bangku sekolah kosong. (Posnews/iStock)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Senin (7/9/2026) akan terasa berbeda bagi jutaan pelajar di Jakarta. Mereka tidak perlu berangkat ke sekolah seperti biasa.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk seluruh satuan pendidikan mulai Senin.

Kebijakan ini diambil setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terdeteksi mencapai wilayah Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tersebut bukan berarti sekolah diliburkan. Anak-anak tetap belajar, tetapi kali ini ruang kelas berpindah ke rumah.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan keputusan tersebut mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan.

“Untuk sementara pembelajaran dilakukan dari rumah. Orangtua tidak perlu panik karena proses pembelajaran tetap berjalan,” kata Nahdiana, Minggu (6/9/2026).

Baca Juga :  Tim Febrie Klaim 40 Aturan Dilanggar, Putusan Praperadilan Dinanti

Tas Sekolah Diganti Laptop dan Buku

Bagi siswa, perubahan ini mungkin terasa sederhana. Seragam sekolah disimpan sementara, perjalanan menuju sekolah ditiadakan, dan kegiatan belajar berlangsung dari rumah.

Namun, orangtua tetap perlu memastikan anak mengikuti pembelajaran sesuai arahan sekolah.

Disdik DKI akan memantau pelaksanaan PJJ dan menyiapkan alternatif apabila peserta didik mengalami kendala selama mengikuti pembelajaran.

Dengan demikian, abu vulkanik tidak boleh memutus pendidikan anak. Sistem belajar hanya disesuaikan dengan kondisi agar proses pendidikan tetap berjalan.

Abu Vulkanik Terdeteksi di Jakarta

BMKG mengintensifkan pemantauan dampak erupsi Anak Krakatau selama 24 jam.

Berdasarkan analisis citra satelit pada Minggu (6/9) pukul 08.00 WIB, BMKG mengidentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik yang mencakup Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Bengkulu.

Baca Juga :  Cuaca Cerah Menyelimuti Jabodetabek, Suhu Bisa Capai 34°C

Kondisi tersebut membuat pemerintah harus mengambil langkah cepat, terutama untuk melindungi kelompok yang lebih rentan terhadap paparan abu.

Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian. Karena itu, pembelajaran dari rumah menjadi pilihan sementara sampai kondisi dievaluasi kembali.

Orangtua Diminta Tidak Panik

Nahdiana meminta orangtua mendampingi anak selama PJJ. Selain itu, keluarga diminta memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi.

Pemprov DKI juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

Langkah tersebut penting karena informasi mengenai abu vulkanik dapat berubah mengikuti arah angin dan perkembangan erupsi.

Karena itu, orangtua sebaiknya mengikuti informasi dari Disdik DKI, Pemprov DKI, BMKG dan Badan Geologi. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ongkos Melamar Kerja Tak Lagi Jadi Beban? Jakarta Siapkan Transportasi Gratis 2027
Kios Bakso Mendadak Ambruk Saat Dibongkar, Pria 55 Tahun Terjepit Reruntuhan
Kapolres Jakut Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Serukan Persatuan dan Toleransi
Kenapa Cuaca Jabodetabek Hari Ini Begitu Panas? Simak Data Lengkapnya
Pramono Siapkan Hujan Buatan Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye di GBK
Jakarta Bisa Panas hingga 36 Derajat, Warga Bogor Perlu Waspada Hujan
Demo Jakarta Hari Ini, Simak Rute Alternatif ke Monas, Slipi, dan Tomang
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Udara Panas, Bogor Potensi Diguyur Hujan Lebat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Ongkos Melamar Kerja Tak Lagi Jadi Beban? Jakarta Siapkan Transportasi Gratis 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Kios Bakso Mendadak Ambruk Saat Dibongkar, Pria 55 Tahun Terjepit Reruntuhan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolres Jakut Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Serukan Persatuan dan Toleransi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Kenapa Cuaca Jabodetabek Hari Ini Begitu Panas? Simak Data Lengkapnya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pramono Siapkan Hujan Buatan Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye di GBK

Berita Terbaru

Microsoft berencana merombak layanan Xbox Game Pass menjadi sistem à la carte. CEO Asha Sharma menyiapkan skema fleksibel untuk memilih fitur langganan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Microsoft Siapkan Perombakan Besar Xbox Game Pass

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:04 WIB