Ledakan Las Oksigen, Tukang AC Tewas Mengenaskan di Setiabudi

Kamis, 25 September 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, dibuat geger usai menemukan mayat tukang AC bernama Lilik Sumawi (56) yang tewas mengenaskan, Rabu (24/9/2025) sore.

Korban meninggal dengan kondisi tragis setelah tubuhnya terbakar dan perutnya robek akibat ledakan saat sedang mengelas outdoor AC.

Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di halaman kos-kosan Jl. KH Royani I No.35, RT 009/001, Karet Kuningan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, saksi Handy Darmawan meminta korban memperbaiki AC yang rusak. Saat itu, Lilik sibuk mengelas menggunakan las oksigen.

Baca Juga :  Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak

Handy sempat mendampingi, namun pergi sebentar ke kamar mandi. Tiba-tiba, terdengar ledakan keras yang mengguncang kosan.

Handy langsung berlari keluar dan melihat korban sudah tertelungkup bersimbah darah, bajunya hangus terbakar, dan bagian perutnya robek parah. Panik, ia berteriak minta tolong hingga mengundang perhatian warga sekitar.

Saksi lain, Lovely Narita Putri, ikut membantu mengevakuasi korban. Meski sempat dibawa ke RSCM Jakarta untuk divisum, nyawa Lilik sudah tak tertolong.

Baca Juga :  Ibu Muda Tega Buang Bayi Perempuan ke Selokan di Jaksel, Polisi Bongkar Fakta Ngeri

Polisi Bergerak Cepat

Kasus ini dilaporkan ke Polsek Setiabudi pada Rabu pagi pukul 07.51 WIB. Polisi langsung mengamankan lokasi kejadian, memintai keterangan saksi, dan memastikan tidak ada unsur penganiayaan.

Dugaan kuat, Lilik tewas akibat kecelakaan kerja saat menggunakan las oksigen yang memicu ledakan dahsyat.

Kematian Lilik jadi peringatan keras bagi para teknisi lapangan. Peralatan berbahaya seperti las oksigen wajib dipakai dengan standar keselamatan tinggi. Tanpa SOP yang ketat, nyawa pekerja bisa melayang dalam sekejap. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga
Kebakaran NPCT1 Tanjung Priok Hanguskan 51 Isotank, Polisi Gandeng Labfor
WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah
Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya
Polisi Gerebek Kos di Kampung Bahari, Bandar dan 4 Pengguna Sabu Ditangkap
Pulang dari Perantauan Demi Memilih, Partisipasi Pilkades Bekasi Capai 95 Persen
Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:28 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga

Selasa, 22 September 2026 - 14:34 WIB

Kebakaran NPCT1 Tanjung Priok Hanguskan 51 Isotank, Polisi Gandeng Labfor

Selasa, 22 September 2026 - 10:52 WIB

WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel

Selasa, 22 September 2026 - 05:52 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Senin, 21 September 2026 - 17:50 WIB

Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya

Berita Terbaru

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:28 WIB

Kamera portabel CAIM1 memakai kipas mini Noctua NF-A4x10 untuk pendinginan video 4K dan pemrosesan kriptografi. Simak detail spesifikasinya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kamera CAIM1 Gunakan Kipas Mini Noctua untuk Mendinginkan

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:29 WIB