BOYA Resmi Meluncurkan Notra Neo, Perekam Suara Berbasis AI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOYA merilis perekam suara AI Notra Neo yang mampu mengubah rekaman menjadi transkripsi 140 bahasa, ringkasan, hingga mind map secara otomatis. Dok: Istimewa.

BOYA merilis perekam suara AI Notra Neo yang mampu mengubah rekaman menjadi transkripsi 140 bahasa, ringkasan, hingga mind map secara otomatis. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, SHENZHEN — BOYA merilis perekam suara berbasis kecerdasan buatan bernama Notra Neo. Perangkat cerdas ini mengolah rekaman audio secara langsung menjadi teks transkripsi. Selain itu, alat ini mempermudah pencarian informasi penting tanpa perlu mendengarkan ulang rekaman.

Desain Ringkas dan Performa Mikrofon

BOYA merancang Notra Neo dengan ukuran fisik 63 x 63 x 8 milimeter. Perekam suara ini memiliki bobot sangat ringan, yakni hanya 34,5 gram. Meskipun berukuran ringkas, produsen menyematkan dua mikrofon MEMS dan satu unit VPU.

Kombinasi komponen tersebut menangkap suara 360 derajat hingga jarak 5 meter. Selain itu, fitur AI noise cancellation mampu meredam kebisingan hingga -30 dB. Perangkat ini membawa baterai yang tahan beroperasi hingga 20 jam perekaman.

Fitur Transkripsi AI dan Manajemen Catatan

Perekam suara ini mengonversi audio ke dalam lebih dari 140 bahasa. Sistem AI Notra Neo juga mengenali identitas setiap pembicara secara otomatis. Oleh karena itu, pengguna dapat mengubah hasil rekaman menjadi rangkuman, poin penting, hingga mind map.

BOYA menyertakan fitur Ask AI untuk mencari data spesifik dalam percakapan. Perangkat ini mendukung integrasi model AI populer seperti ChatGPT, Grok, Claude, dan Gemini. Selain itu, produsen menyediakan lebih dari 60 templat notulen rapat serta catatan kuliah.

Baca Juga :  Model AI Serang Situs Web Secara Mandiri

Konektivitas dan Penyimpanan Data

Pengguna dapat menyelaraskan data melalui aplikasi BOYA OS dan antarmuka web. Sistem ini mendukung ekspor berkas ke format DOCX, PDF, TXT, Markdown, hingga SRT. Oleh sebab itu, proses dokumentasi pekerjaan menjadi jauh lebih cepat.

BOYA membekali Notra Neo dengan kapasitas penyimpanan internal sebesar 8GB. Perangkat ini juga mendukung fasilitas sinkronisasi awan (cloud) tanpa batas. Dengan demikian, perekam suara konvensional kini bertransformasi menjadi alat pemroses informasi yang efisien.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bocoran Memperlihatkan Proyek Assassin’s Creed Tiongkok
Mengatasi Nintendo Switch 2 Yang Tidak Terhubung Ke Layar TV
Akselerasi Sub-Satu Detik Tesla Roadster Dan Implikasi Hukum
Battlefield Studios Memberikan Klarifikasi Atas Kontroversi
Alliance Arts Membatalkan Demo Game Drunken Goddess Reflux
ASUS ROG Xbox Ally X20 Resmi Hadir Di Indonesia Dengan Paket
Microsoft Menguji Reaksi Gamer Mengenai Eksklusivitas
Rockstar Games Merilis Trailer Final GTA 6 Berfokus Pada Jason

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Bocoran Memperlihatkan Proyek Assassin’s Creed Tiongkok

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Akselerasi Sub-Satu Detik Tesla Roadster Dan Implikasi Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Battlefield Studios Memberikan Klarifikasi Atas Kontroversi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Alliance Arts Membatalkan Demo Game Drunken Goddess Reflux

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:19 WIB

ASUS ROG Xbox Ally X20 Resmi Hadir Di Indonesia Dengan Paket

Berita Terbaru

Rekaman gameplay Assassin's Creed Destiny yang batal buatan Ubisoft dan Tencent bocor ke publik. Simak detail latar Dinasti Qin dan senjata uniknya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Bocoran Memperlihatkan Proyek Assassin’s Creed Tiongkok

Selasa, 20 Okt 2026 - 10:47 WIB

Emmanuel Macron mengutuk kerusuhan dan penjarahan massal di Prancis. Polisi menahan 2.400 orang usai bentrokan unjuk rasa biaya hidup. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Emmanuel Macron Mengutuk Kerusuhan Dan Penjarahan Massal

Selasa, 20 Okt 2026 - 10:03 WIB