LABUHANBATU UTARA, POSNEWS.CO.ID – Bus tahanan milik Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara, terlempar ke parit sedalam sekitar empat meter setelah bertabrakan dengan truk di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), kawasan Pinang Lombang, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kamis (15/10/2026).
Kecelakaan yang terjadi pada Kamis siang itu mengakibatkan sejumlah tahanan dan pengemudi bus mengalami luka-luka. Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Saat kecelakaan terjadi, bus tengah membawa sejumlah tahanan dari Rantauprapat menuju Aek Kanopan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Benturan keras membuat kendaraan operasional kepolisian itu keluar dari badan jalan dan masuk ke parit di tepi Jalinsum.
Diduga Hendak Mendahului, Bus Kehilangan Kendali
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun iNews, bus tahanan melaju dari Rantauprapat menuju Aek Kanopan.
Ketika melintas di kawasan Pinang Lombang, pengemudi diduga hendak mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan.
Namun, pada saat bersamaan, sebuah truk tronton melintas di jalur tersebut. Bus kemudian menabrak bagian kiri truk hingga kehilangan kendali dan terlempar ke parit.
Akibat benturan itu, kedua kendaraan mengalami kerusakan. Bus pun terperosok ke parit sedalam sekitar empat meter.
Rekaman video pascakejadian memperlihatkan bus tahanan berada di dalam parit. Sejumlah pria yang mengenakan pakaian tahanan juga terlihat berada di seberang parit.
Petugas mengevakuasi orang-orang yang berada di dalam bus untuk mendapatkan penanganan.
Sejumlah tahanan dan pengemudi dilaporkan mengalami luka-luka, tetapi tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Polisi Pastikan Seluruh Tahanan Aman
Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin membenarkan kecelakaan yang melibatkan kendaraan operasional tahanan tersebut.
Aswin menjelaskan, rombongan berangkat dari Rantauprapat menuju Aek Kanopan. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dan seluruh tahanan berada dalam kondisi aman terkendali.
Meski demikian, keterangan yang tersedia belum merinci jumlah pasti orang yang mengalami luka, tingkat keparahan cedera, maupun kondisi medis setiap korban setelah menjalani penanganan.
Polisi juga belum memaparkan kronologi lengkap berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi.
Karena itu, dugaan bahwa bus hendak mendahului kendaraan lain masih perlu dibedakan dari kesimpulan resmi penyelidikan.
Kecelakaan Jadi Pengingat Pentingnya Keselamatan
Kecelakaan ini kembali mengingatkan pengemudi agar tidak memaksakan diri mendahului kendaraan ketika situasi jalan belum aman.
Pengemudi perlu memastikan jarak pandang cukup, ruang untuk kembali ke jalur tersedia, dan tidak ada kendaraan yang membahayakan dari arah berlawanan.
Selain itu, insiden yang melibatkan kendaraan pengangkut tahanan menyoroti pentingnya keselamatan setiap orang di dalam kendaraan, termasuk kesiapan menghadapi keadaan darurat dan kecepatan evakuasi saat kecelakaan terjadi.
Publik kini menunggu penjelasan lebih lengkap mengenai penyebab kecelakaan, jumlah korban luka, serta hasil pemeriksaan petugas.
Informasi resmi tersebut penting untuk memastikan kronologi kejadian dan mencegah munculnya spekulasi.
Walaupun tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini tetap menjadi peringatan bahwa manuver berisiko di jalan raya dapat membahayakan banyak orang. **
Editor : Hadwan













