Capcom Bakal Hapus Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Capcom akan menghapus Dragon's Dogma 2 Deluxe Edition dan sejumlah DLC dari toko digital mulai 25 Juni 2026, jelang rilis ekspansi Dark Arisen. Dok: Istimewa.

Capcom akan menghapus Dragon's Dogma 2 Deluxe Edition dan sejumlah DLC dari toko digital mulai 25 Juni 2026, jelang rilis ekspansi Dark Arisen. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JAKARTA — Capcom akan menghapus Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition dari toko digital. Langkah ini menyertai sebagian besar DLC tambahan lain menjelang peluncuran DLC Dark Arisen.

Fenomena Delisting Konten Digital

Rasanya sudah bukan rahasia lagi bahwa tidak semua konten digital hari ini akan tetap bisa dibeli selamanya. Terutama di era game digital yang bergantung pada update dan konten DLC, publisher terkadang perlu merapikan katalog produk mereka.

Situasi tersebut kini terjadi pada Dragon’s Dogma 2. Selain itu, Capcom mengumumkan akan menghentikan penjualan Deluxe Edition beserta sejumlah DLC tambahan di seluruh platform.

Alasan di Balik Keputusan Capcom

Melalui pengumuman resmi, Capcom menjelaskan keputusan ini berkaitan dengan pengembangan konten tambahan dan berbagai penyesuaian untuk update mendatang. Adapun update yang dimaksud adalah ekspansi Dark Arisen yang baru saja Capcom umumkan pada Nintendo Direct terbaru.

DLC tersebut akan membawa pemain ke area baru bernama Norgan. Selain itu, area ini dilengkapi berbagai tantangan serta hadiah baru yang bisa pemain peroleh selama eksplorasi.

Jadwal dan Daftar Konten yang Dihapus

Mulai 25 Juni 2026 pukul 00.00 UTC, Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition akan hilang dari PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Steam. Selain paket Deluxe Edition, sejumlah DLC individual juga ikut terhenti penjualannya.

Daftar tersebut mencakup New Journey Pack, Art of Metamorphosis, Portcrystal, Wakestone, dan berbagai paket Rift Crystals. Selain itu, beberapa item pendukung lain yang sebelumnya Capcom jual terpisah juga masuk dalam daftar penghapusan tersebut.

Baca Juga :  Pragmata: Revolusi Sad Dad Capcom di Bulan dan Keajaiban Teknologi 2026

Meski begitu, Capcom menegaskan pemain yang telah membeli seluruh konten ini tetap dapat mengaksesnya setelah proses delisting berlangsung. Kebijakan ini memastikan konsumen lama tidak kehilangan akses ke konten yang sudah mereka beli.

Konten yang Tetap Bertahan di Toko Digital

Menariknya, tidak semua DLC akan menghilang dari toko digital. Capcom mengonfirmasi Dragon’s Dogma 2 versi standar akan tetap tersedia untuk dibeli.

Selain itu, Explorer’s Camping Kit serta Dragon’s Dogma Music & Sound Collection juga tetap bisa pemain beli. Karena itu, langkah ini memunculkan spekulasi bahwa Capcom tengah mempersiapkan restrukturisasi paket konten menjelang peluncuran Dark Arisen.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT
Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan
Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked
Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar
Philips Luncurkan Monitor Gaming Ultrawide Evnia 34M2C5601QA
Steam Big Picture Mode Dapatkan Pembaruan Tampilan Big Art
Penjualan GPU Gaming PC Naik 10,4 Persen pada Q2 2026
GTA 5 Versi PS5 Berhasil Dijalankan di PC Lewat Emulator

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:43 WIB

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 September 2026 - 14:30 WIB

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 September 2026 - 12:36 WIB

Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Minggu, 13 September 2026 - 11:31 WIB

Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar

Minggu, 13 September 2026 - 10:36 WIB

Philips Luncurkan Monitor Gaming Ultrawide Evnia 34M2C5601QA

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB