JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Mencegah tawuran dan tindak kriminalitas tidak cukup hanya mengandalkan polisi.
Peran keluarga, kepedulian warga, serta komunikasi yang terbuka juga menjadi kunci menjaga lingkungan tetap aman dan nyaman.
Pesan itu disampaikan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Adhe Hariadi, S.I.K., M.H., saat menggelar kegiatan Subuh Keliling (Suling) bersama masyarakat di Masjid Jami Nurul Wathan, Jalan Agung Barat VIII No. 1 Blok B, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (24/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Polisi Bersama Masyarakat untuk mempererat hubungan kepolisian dengan warga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Melalui pendekatan langsung, polisi juga mengajak masyarakat membangun kepedulian bersama terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Adhe hadir bersama Wakapolres AKBP Rohman Yonky Dilatha, jajaran pejabat utama Polres Metro Jakarta Utara, Kapolsek Tanjung Priok Kompol R. Sigit Kumono, unsur pemerintah Kelurahan Sunter Agung, serta pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan tokoh agama setempat.
Orang Tua Diminta Awasi Anak pada Malam Hari
Rangkaian kegiatan dimulai dengan salat Subuh berjamaah. Setelah itu, Kapolres menyampaikan pesan kamtibmas dan mengajak warga berperan aktif mencegah tawuran serta tindak kriminalitas di lingkungan masing-masing.
Ia secara khusus mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak, terutama ketika berada di luar rumah pada malam hari.
Pengawasan dan komunikasi yang baik di lingkungan keluarga diharapkan dapat mencegah anak terlibat dalam tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita tingkatkan kepedulian dan pengawasan terhadap anak-anak serta membangun komunikasi yang baik antara keluarga, masyarakat, dan kepolisian untuk mencegah terjadinya tawuran maupun tindak kriminalitas,” pesannya.
Menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, pencegahan kejahatan membutuhkan kerja sama semua pihak. Karena itu, warga diharapkan tidak menutup mata terhadap potensi gangguan keamanan di sekitarnya.
Call Center 110 Bisa Digunakan untuk Melapor
Selain mengajak warga meningkatkan kewaspadaan, Adhe menegaskan bahwa kepolisian perlu terus hadir melalui pendekatan yang humanis, terbuka, dan responsif terhadap persoalan masyarakat.
Ia meminta warga tidak ragu menyampaikan informasi atau pengaduan jika mengetahui adanya gangguan kamtibmas maupun membutuhkan bantuan polisi.
Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110, layanan pengaduan yang dapat diakses secara gratis.
Saat melapor, warga diimbau menyampaikan lokasi, waktu kejadian, dan informasi lain yang diketahui secara jelas serta bertanggung jawab agar petugas dapat menindaklanjutinya sesuai prosedur.
Kapolres juga menegaskan keterbukaan terhadap kritik dan saran sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepolisian.
“Polri hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kami terbuka terhadap masukan dan koreksi. Mari kita terus membangun komunikasi serta berkolaborasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Bantu Renovasi Masjid Nurul Wathan
Tak hanya menyampaikan pesan keamanan, Kapolres Metro Jakarta Utara juga menyerahkan bantuan untuk renovasi Masjid Jami Nurul Wathan.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap sarana ibadah sekaligus dukungan bagi kegiatan keagamaan masyarakat.
Setelah rangkaian kegiatan, jajaran kepolisian, pengurus masjid, tokoh agama, dan warga melanjutkan acara dengan sarapan bersama.
Suasana kebersamaan itu menjadi kesempatan bagi polisi dan masyarakat untuk mempererat silaturahmi di luar tugas penegakan hukum.
Melalui Subuh Keliling, Polres Metro Jakarta Utara berharap kemitraan dengan masyarakat semakin kuat.
Kepedulian orang tua terhadap anak, keberanian warga melaporkan gangguan keamanan, serta komunikasi yang terbuka diharapkan dapat membantu mencegah tawuran dan menciptakan lingkungan Jakarta Utara yang aman, nyaman, dan kondusif. **
Editor : Hadwan













