Dikejar Geng Motor, 2 Pemuda di Makassar Jatuh Diserang Parang dan Busur

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tawuran. (Ist)

Ilustrasi, Tawuran. (Ist)

MAKASSAR, POSNEWS.CO.ID – Aksi kelompok bermotor kembali menebar teror di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dua pemuda, Akmal (24) dan Farel (17), menjadi sasaran serangan brutal menggunakan parang dan busur.

Akmal tewas di lokasi kejadian. Sementara Farel mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 03.35 Wita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad mengatakan jenazah Akmal telah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan forensik.

Diserang Sekelompok Pengendara Motor

Kejadian bermula ketika Akmal, Farel dan sejumlah rekannya sedang nongkrong di kawasan Jalan Dg Ramang.

Suasana kemudian berubah tegang setelah datang kelompok bermotor yang diperkirakan berjumlah sekitar 12 sepeda motor.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Jakarta Utara dan Jakarta Selatan Hari Ini

Menurut polisi, kelompok tersebut membawa senjata tajam berupa parang dan busur. Mereka diduga datang untuk menyerang kelompok korban.

Situasi pun memanas. Kelompok korban kemudian melakukan perlawanan dan mengejar para pelaku ke arah Kabupaten Maros. Namun, pengejaran itu justru berujung petaka.

Motor Bertabrakan, Korban Tak Sempat Kabur

Saat melaju mengejar kelompok tersebut, motor yang ditumpangi Akmal dan Farel bertabrakan dengan kendaraan rekannya sendiri.

Keduanya terjatuh dan tidak sempat menyelamatkan diri. Kelompok bermotor yang diduga berasal dari wilayah Maros kemudian berbalik arah setelah melihat kecelakaan tersebut.

Bukannya berhenti, mereka justru diduga kembali menyerang korban yang sudah tidak berdaya.

“Kelompok pelaku yang diduga berasal dari Maros melihat kejadian laka tersebut dan berputar balik, kemudian menyerang kelompok korban menggunakan parang dan busur,” kata Jafar.

Serangan itu berlangsung di lokasi kecelakaan. Akmal dan Farel kembali menjadi sasaran amukan kelompok tersebut. Akmal akhirnya meninggal dunia di tempat.

Baca Juga :  UNMA dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkotika, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan

Parang Tebas Tubuh, Busur Menancap di Kepala

Polisi menyebut luka yang dialami Akmal cukup parah. Ia mengalami luka akibat tebasan parang dan anak panah busur yang tertancap di bagian kepala.

Jenazah Akmal kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan medis secara forensik.

Sementara itu, Farel masih bertahan dan mendapatkan perawatan intensif di RS dr Tadjuddin Chalid. Farel mengalami luka robek pada bagian kepala dan punggung akibat serangan tersebut.

Kondisi itu membuat kasus tersebut mendapat perhatian serius karena serangan menggunakan senjata tajam dan busur terjadi pada dini hari ketika sebagian besar warga sedang beristirahat.

Polisi Telusuri Pelaku

Polrestabes Makassar masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap identitas para pelaku dan memastikan rangkaian kejadian sebelum hingga sesudah penyerangan.

Polisi juga masih mendalami motif kelompok bermotor tersebut serta kemungkinan adanya persoalan sebelumnya antara kedua kelompok.

Penyidik kini mengumpulkan keterangan saksi dan bukti lain di sekitar lokasi kejadian. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Aksi Kekerasan di Yahukimo, Warga Pencari Nafkah Tewas dan PNS Luka Berat
Speedboat Pemkab Fakfak Tenggelam, 10 Penumpang Termasuk Pejabat Daerah
Pengusaha Warteg Tewas di Brebes, Suami Diduga Terlibat Pembunuhan
Tergiur Janji Kerja di Lotte Chemical, 10 Pencari Kerja Diduga Rugi Rp223 Juta
Sopir Taksi Online Terkubur di Sumedang, Dugaan Motif Utang Rp25 Juta Diselidiki
Ayah di Ogan Ilir Tewas Ditusuk Anak Kandung Saat Menyelamatkan Kades
9 Wilayah di Sumut Digerebek, 36 Orang Diciduk dan 102,49 Gram Sabu Disita
Ibu dan Anak Terjebak Asap Karhutla, Ratusan Rumah di Bangka Selatan Terbakar

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Dua Aksi Kekerasan di Yahukimo, Warga Pencari Nafkah Tewas dan PNS Luka Berat

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Speedboat Pemkab Fakfak Tenggelam, 10 Penumpang Termasuk Pejabat Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Tergiur Janji Kerja di Lotte Chemical, 10 Pencari Kerja Diduga Rugi Rp223 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sopir Taksi Online Terkubur di Sumedang, Dugaan Motif Utang Rp25 Juta Diselidiki

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Ayah di Ogan Ilir Tewas Ditusuk Anak Kandung Saat Menyelamatkan Kades

Berita Terbaru