Gubernur Dedi Mulyadi Gaji Warga Reboisasi Gunung Ciremai Rp2,5 Juta dan Dapat Domba

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
(Posnews/NET)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Posnews/NET)

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID – Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program pemulihan ekosistem Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dengan menggaji warga sekitar sebagai garda depan reboisasi.

Selain upah bulanan, warga juga menerima 3-4 ekor domba sebagai modal ternak.

Dedi menjelaskan, gaji warga Rp 1,5 juta–2,5 juta per bulan, tergantung tingkat kesulitan dan ketinggian lokasi kerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini bertujuan memulihkan hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang selama ini hanya menjadi penonton eksploitasi gunung tertinggi di Jawa Barat.

Selain insentif ekonomi, Dedi menyoroti krisis air bersih di kaki Gunung Ciremai. Ia mengungkap, warga kesulitan air karena sumber daya tersebut dikomersialisasi PDAM dan pihak swasta lewat pipa ilegal.

Baca Juga :  Perang Semikonduktor: Perebutan Rantai Pasok Global di Tengah Rivalitas AS-Tiongkok

Dedi memberi ultimatum tegas agar penyedotan air ilegal dihentikan.

“Air untuk konsumsi dan pertanian masyarakat tidak boleh kurang. Jangan sampai warga menjerit karena pertanian mati sementara air dijual,” tegasnya.

Penertiban Izin Pengelola Wisata

Pemprov Jabar juga menertibkan izin wisata di TNGC. Dedi menemukan indikasi penyalahgunaan izin, di mana pengembang membangun fasilitas jauh melebihi kuota lahan resmi.

“Kalau izinnya 2 hektare, ya bangunannya maksimal 2 hektare. Jangan izin 2 hektare tapi membangun 30 hektare. Jalur dan aktivitas wisata juga harus dibatasi,” jelas Dedi.

Baca Juga :  Mantan Bos Taufik Hidayat Minta Hadiah Rp250 Juta Dedi Mulyadi Dikasi ke Korban

Dukungan untuk Desa Penyangga

Dedi menugaskan kepala daerah setempat mengkoordinasikan 50 desa penyangga agar masuk program desa prioritas Pemprov Jabar.

Setiap desa mendapat bantuan awal Rp5 juta untuk pendataan kebutuhan dasar.

Desa-desa ini nantinya akan menerima dukungan infrastruktur penuh, sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada kegiatan merusak hutan.

“Selanjutnya, desa-desa itu akan menjadi prioritas bantuan Pemprov Jabar untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur dasar,” tutup Dedi.(red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap NB, Tersangka Penembakan ASN Yahukimo dan Sita 3 Amunisi
Mediasi Dua Ormas di Sukabumi Berubah Jadi Adu Bacok, 5 Orang Diamankan
KM Virgo Transport 8: 19 Meninggal, 116 Orang Masih Dicari Tim SAR
Galodo Solok Tewaskan 1 Warga, Polri Buka Pengungsian dan Cari Korban Hilang
Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan Dugaan Pelecehan Seksual, Polda Banten Selidiki
Polisi Ungkap 20 Video A Day in My Life, 2 Tersangka Pernah Jadi Karyawan Swasta
Banjir Bandang Solok Putus Jalan Solok-Padang, 70 Rumah Terdampak
Satu Keluarga Tewas Kecelakaan di Gempol, Dua Truk Kabur

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:21 WIB

Polisi Tangkap NB, Tersangka Penembakan ASN Yahukimo dan Sita 3 Amunisi

Rabu, 23 September 2026 - 13:19 WIB

Mediasi Dua Ormas di Sukabumi Berubah Jadi Adu Bacok, 5 Orang Diamankan

Rabu, 23 September 2026 - 13:06 WIB

KM Virgo Transport 8: 19 Meninggal, 116 Orang Masih Dicari Tim SAR

Rabu, 23 September 2026 - 06:58 WIB

Galodo Solok Tewaskan 1 Warga, Polri Buka Pengungsian dan Cari Korban Hilang

Selasa, 22 September 2026 - 14:48 WIB

Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan Dugaan Pelecehan Seksual, Polda Banten Selidiki

Berita Terbaru

Charles Spencer merilis buku memoar baru tentang Putri Diana dan membongkar tuduhan terhadap Raja Charles III. Simak tanggapan resmi Istana Buckingham. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Charles Spencer Rilis Buku Swan Song dan Ungkap Tuduhan Baru

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:58 WIB