Ibu Korban Pembunuhan Bocah di Cilincing Meninggal Dunia, Kasus Tetap Berlanjut

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Ajal memang tidak tau kapan akan menjemputnya, begitu-lah yang terjadi pada keluarga ini.

Duka mendalam kembali menyelimuti keluarga korban pembunuhan dan pencabulan bocah perempuan berusia 11 tahun di Kampung Sawah, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Ibunda korban dikabarkan meninggal dunia di Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis (16/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz membenarkan kabar duka tersebut. Ia menjelaskan, sang ibu mengembuskan napas terakhir beberapa hari setelah tragedi keji yang menimpa anaknya.

“Benar, kami menerima informasi bahwa ibunda korban meninggal dunia di Indramayu,” ujar Erick di Mapolda Metro Jaya, Kamis (16/10/2025).

Baca Juga :  Banjir Rendam 33 Jalan di Jakarta, Ketinggian Air Capai 95 Cm - Jakarta Selatan dan Utara Terparah

Erick menyampaikan belasungkawa dan menegaskan komitmen polisi untuk menuntaskan kasus biadab yang mengguncang warga Rorotan.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Proses hukum tetap berjalan, dan pelaku akan kami jerat dengan hukuman paling berat,” tegasnya.

Sebelumnya, warga menemukan jasad korban tewas mengenaskan di dalam rumahnya. Hasil penyelidikan menunjukkan pelaku, yang ternyata tetangga korban, masih berusia remaja. Ia mengajak korban keluar dengan dalih membelikan baju baru.

Korban yang tidak curiga menuruti ajakan itu. Namun, setibanya di rumah pelaku, remaja tersebut berpura-pura ingin mengambil SIM, lalu langsung membekap wajah dan melilitkan kabel charger ke leher korban hingga tewas.

Baca Juga :  Mahasiswa Dianiaya di Kampus UNJ, Pelaku Pukul Korban Pakai Botol Minum

Pelaku semakin brutal karena tetap melakukan tindakan asusila setelah memastikan korban tak bernyawa. Aksi bejat itu memicu kemarahan warga Rorotan yang langsung menuntut polisi menghukum pelaku seberat-beratnya.

Saat ini, polisi menahan pelaku di Mapolres Metro Jakarta Utara dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap motif sebenarnya.

“Kami terus mengembangkan penyidikan, termasuk memeriksa kondisi kejiwaan pelaku dan saksi-saksi di sekitar lokasi,” tutup Erick. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes
Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi
Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi
Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya
Sopir Sempat Tabrakkan Truk ke Tembok Kampus, 12 Orang Jadi Korban
Balita 20 Bulan Tewas, Jasadnya Dibawa Naik Taksi hingga Dikubur di Benhil
Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan dan Mesin Ekstasi Disita

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:12 WIB

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan

Senin, 2 November 2026 - 17:31 WIB

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes

Senin, 2 November 2026 - 11:07 WIB

Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi

Senin, 2 November 2026 - 07:53 WIB

Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi

Senin, 2 November 2026 - 06:02 WIB

Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
(Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan

Senin, 2 Nov 2026 - 19:12 WIB