Kampung Ambon Digerebek Lagi, Polisi Sita 47 Senjata Tajam dan Amankan 7 Orang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi gabungan menyita senjata tajam dan narkotika dalam Operasi Sarang Narkoba di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

Polisi gabungan menyita senjata tajam dan narkotika dalam Operasi Sarang Narkoba di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi kembali menyisir kawasan Kampung Ambon atau Kompleks Permata, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2026).

Dalam Operasi Sarang Narkoba (OSN), tim gabungan mengamankan tujuh orang serta menyita narkotika, puluhan senjata tajam, dan sejumlah barang lainnya.

Operasi ini melibatkan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas menyasar sejumlah orang dan titik yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso mengatakan, petugas menyita 47 bilah senjata tajam, 17 paket ganja, dua klip sabu dengan berat total sekitar satu gram, serta satu unit airsoft gun.

Polisi juga menemukan tujuh pelat ketapel, dua brankas, dan 13 tabung gas untuk airsoft gun.

“Adapun barang bukti yang diamankan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut meliputi 17 paket berisi ganja, 7 buah pelat ketapel, 2 buah brankas, 47 bilah senjata tajam, 1 buah airsoft gun beserta 13 tabung gas, 2 klip berisi sabu dengan berat total 1 gram,” kata Bismo.

Baca Juga :  Teror KKB di Yahukimo, Warga Pendatang Tewas Dibacok - Satu Korban Kritis di Dekai

Enam dari Tujuh Orang Positif Tes Urine

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Ardyan Yudo Setyantono mengatakan, petugas mengamankan tujuh orang dalam operasi tersebut.

Berdasarkan laporan terbaru, enam orang dinyatakan positif narkoba setelah menjalani tes urine.

Meski demikian, hasil tes urine tidak dengan sendirinya membuktikan seseorang terlibat dalam peredaran narkotika.

Polisi masih mendalami peran masing-masing orang dan memeriksa barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

Ardyan menjelaskan, tim gabungan memeriksa kembali tenda, lapak, rumah, dan lokasi yang sebelumnya telah dibongkar. Tempat-tempat tersebut diduga menjadi lokasi berkumpulnya pengguna maupun pengedar narkoba.

Petugas juga menyelidiki dugaan bahwa sejumlah senjata tajam disiapkan untuk menyerang aparat saat penindakan berlangsung.

“Dugaan ada untuk melakukan penyerangan, akan tetapi kami untuk mencegahnya kami amankan,” ujar Ardyan.

Dugaan itu masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan. Polisi belum dapat menyimpulkan siapa pemilik setiap senjata maupun tujuan penggunaannya.

PLN Putus Sambungan Listrik Ilegal

Selain mengamankan orang dan barang bukti, tim gabungan menggandeng PLN untuk memeriksa sambungan listrik di sejumlah lokasi.

Baca Juga :  BNN dan Pemda Latih Warga Berlan Jaktim, Strategi Bangun Kampung Bersih Narkoba

Petugas kemudian memutus aliran listrik pada tempat yang diduga menggunakan sambungan ilegal.

Ardyan mengatakan, langkah tersebut dilakukan setelah petugas PLN menemukan dugaan pencurian listrik di lokasi yang diperiksa.

Operasi kali ini juga menyasar tiga target orang dan empat titik rawan. Tim memeriksa kembali lokasi yang sebelumnya ditertibkan untuk mengetahui apakah aktivitas yang diduga berkaitan dengan narkoba masih berlangsung.

Penggerebekan Berulang, Polisi Lanjutkan Penyelidikan

Penindakan di Kampung Ambon berlangsung berulang dalam beberapa hari terakhir.

Pada 9 Oktober 2026, tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya juga mengamankan 16 orang di Kampung Ambon serta delapan orang di Kampung Boncos.

Selanjutnya, polisi kembali melakukan penindakan di Kampung Ambon pada 13 Oktober sebelum menggelar operasi lanjutan pada 15 Oktober.

Rangkaian operasi tersebut menjadi bagian dari upaya polisi menekan dugaan peredaran narkotika di kawasan Jakarta Barat.

Namun, pengungkapan jaringan dan penetapan tersangka tetap bergantung pada hasil pemeriksaan serta alat bukti yang dikumpulkan penyidik.

Polisi masih mendalami asal-usul narkotika, kepemilikan senjata tajam, dan kemungkinan keterkaitan orang-orang yang diamankan dengan jaringan peredaran narkoba di kawasan tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Cikunir Bekasi Berujung Luka Bacok, Polisi Amankan 6 Anak
Tabung Etilen dan Dinamo Diperiksa Usai Ledakan Maut Pasar Cimanggis
Tiga Orang Diserang di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Peluru
Serangan Mendadak di Dekat Kampung Ambon, 3 Orang Terluka Dibacok dan Ditembak
Pakai Jaket Ojol Bawa Senpi, Duo Curanmor Diduga Beraksi 14 Kali di Jakbar
Pasar Cimanggis Diguncang Ledakan, Korban Berjatuhan dan Ruko Porak-poranda
Pelajar 15 Tahun Tewas Usai Tawuran di Ciracas, Polisi Amankan 5 Orang
Polisi Bongkar Dugaan Curanmor di Cikarang, 2 Senjata Api Rakitan Ikut Disita

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Kampung Ambon Digerebek Lagi, Polisi Sita 47 Senjata Tajam dan Amankan 7 Orang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Tawuran Pelajar di Cikunir Bekasi Berujung Luka Bacok, Polisi Amankan 6 Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Tabung Etilen dan Dinamo Diperiksa Usai Ledakan Maut Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Tiga Orang Diserang di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Peluru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Serangan Mendadak di Dekat Kampung Ambon, 3 Orang Terluka Dibacok dan Ditembak

Berita Terbaru

upati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. (Posnews/Ist)

NASIONAL

KPK OTT Bupati Klaten, ASN dan Pihak Swasta Ikut Diamankan

Kamis, 15 Okt 2026 - 19:40 WIB

Denmark menegaskan eksplorasi sumber daya alam Greenland oleh AS harus mematuhi hukum lokal dan tidak mendapat keistimewaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland

Kamis, 15 Okt 2026 - 15:40 WIB