Kebakaran Paseban Jakpus: 15 Rumah Terbakar, 120 Warga Terdampak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, petugas damkar berjibaku memadamkan api. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, petugas damkar berjibaku memadamkan api. (Posnews/Ist)

JAKARTA,POSNEWS.CO.ID – Kebakaran hebat mengubah suasana permukiman warga di Jalan Kramat Sawah 10, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026) malam.

Api dengan cepat merambat dari satu bangunan ke rumah lainnya hingga 15 rumah di dua RT terdampak.

Kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 19.50 WIB. Saat itu, seorang warga bersama keluarganya berada di dalam rumah sebelum menyadari api muncul dari bagian atas bangunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan kemudian diterima petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat sekitar pukul 20.00 WIB. Hanya beberapa menit berselang, petugas tiba dan langsung berupaya menjinakkan kobaran api.

Api Cepat Merambat di Permukiman

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Triyanto, menjelaskan api diduga bermula dari salah satu rumah warga.

Kobaran kemudian menjalar ke bangunan di sekitarnya hingga menyentuh wilayah RT 008 dan RT 009.

Kondisi permukiman yang padat membuat petugas harus bergerak cepat agar api tidak semakin meluas.

Pada tahap awal, petugas mengerahkan 7 unit mobil pemadam dengan 35 personel. Namun, melihat kobaran api yang terus berkembang, kekuatan ditambah secara bertahap.

Baca Juga :  Maling Motor Scoopy di Kalideres Ditangkap, Polisi Sita Motor Curian di Cengkareng

Total 32 unit mobil pemadam dan 160 personel akhirnya diterjunkan ke lokasi.

Api Berhasil Dilokalisasi Sekitar Satu Jam

Petugas berjibaku menembus gang permukiman untuk memutus perambatan api.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Kobaran berhasil dilokalisasi sekitar pukul 21.09 WIB.

Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Pendinginan dimulai sekitar pukul 21.20 WIB, sedangkan seluruh proses penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 22.49 WIB.

Cepatnya respons petugas menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah kebakaran meluas lebih jauh di kawasan padat penduduk tersebut.

15 Rumah Terbakar, 120 Warga Terdampak

Dampak kebakaran cukup besar. Data Gulkarmat mencatat 15 rumah terdampak, terdiri dari delapan rumah di RT 008 dan tujuh rumah di RT 009.

Rinciannya:

  • RT 008: 8 rumah, 13 KK atau 52 jiwa.
  • RT 009: 7 rumah, 19 KK atau 68 jiwa.
  • Total: 15 rumah, 32 KK atau sekitar 120 jiwa.
  • Luas area terdampak: sekitar 600 meter persegi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.

Namun demikian, kebakaran tetap meninggalkan persoalan besar bagi puluhan keluarga yang terdampak.

Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung berubah menjadi bangunan yang harus ditinggalkan atau diperbaiki.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Berawan, Tangerang Hujan

Warga Perlu Waspada Ancaman Kebakaran

Peristiwa di Paseban kembali menunjukkan betapa cepat api dapat menyebar di kawasan permukiman padat.

Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api di rumah.

Korsleting listrik, kompor, lilin, rokok dan perangkat elektronik dapat menjadi sumber kebakaran apabila tidak digunakan dengan aman.

Warga juga sebaiknya memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, tidak menumpuk sambungan pada satu stopkontak, serta segera mematikan kompor dan perangkat listrik ketika tidak digunakan.

Selain itu, akses gang menuju permukiman harus tetap terbuka. Jalan yang mudah dilalui kendaraan pemadam dapat mempercepat penanganan ketika kebakaran terjadi.

Jangan Tunggu Api Membesar

Kebakaran sering kali berkembang hanya dalam hitungan menit.

Karena itu, masyarakat yang melihat asap atau api sebaiknya segera menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian kepada petugas, bukan menunggu kobaran semakin besar.

Peristiwa di Kramat Sawah menjadi pengingat bahwa keselamatan manusia harus menjadi prioritas. Harta benda dapat dicari kembali, tetapi nyawa tidak dapat digantikan.

Kebakaran memang berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa. Namun, bagi 32 keluarga yang terdampak, malam itu meninggalkan kecemasan dan kerugian yang tidak kecil.

Penanganan pascakebakaran juga perlu mendapat perhatian agar warga terdampak memperoleh bantuan dan dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kenapa Cuaca Jabodetabek Hari Ini Begitu Panas? Simak Data Lengkapnya
Pramono Siapkan Hujan Buatan Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye di GBK
Jakarta Bisa Panas hingga 36 Derajat, Warga Bogor Perlu Waspada Hujan
Demo Jakarta Hari Ini, Simak Rute Alternatif ke Monas, Slipi, dan Tomang
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Udara Panas, Bogor Potensi Diguyur Hujan Lebat
Depok Bisa Mencapai 37 Derajat, Simak Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini
Langit Cerah Menyinari Jabodetabek Hari Ini, Cek Rincian Wilayahnya
Jabodetabek Cerah Hari Ini, Suhu Depok dan Bekasi Potensi Tembus 38 Derajat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Kenapa Cuaca Jabodetabek Hari Ini Begitu Panas? Simak Data Lengkapnya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pramono Siapkan Hujan Buatan Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye di GBK

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Jakarta Bisa Panas hingga 36 Derajat, Warga Bogor Perlu Waspada Hujan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:13 WIB

Demo Jakarta Hari Ini, Simak Rute Alternatif ke Monas, Slipi, dan Tomang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Udara Panas, Bogor Potensi Diguyur Hujan Lebat

Berita Terbaru

AMD menyiapkan kartu grafis RDNA 5 dengan memori GDDR7 dan DCN 6 untuk peluncuran Mod DLSS-NR versi 0.8.0 sukses membawa fitur NVIDIA DLSS ke kartu grafis AMD Radeon RX 6000, 7000, dan 9000. Simak performa dan cara kerjanya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Mod DLSS Berhasil Membawa Fitur Rendering NVIDIA Ke AMD

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:49 WIB

Kreator Julian Zamora kembangkan gim fan-made Resident Evil bergaya PS1 berdasarkan film Zach Cregger. Simak detail gameplay dan mekanisme kameranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kreator Mengembangkan Gim Resident Evil Bergaya PS1

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:55 WIB