Malam Mencekam di Tebet, Koordinator BEM UI Hafidz Diduga Diserang OTK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, penganiayaan.(Posnews/Ist)

Ilustrasi, penganiayaan.(Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Perjalanan Hafidz Hernanda dengan sepeda motor di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, berubah menjadi momen mencekam pada Minggu (4/10/2026) malam.

Koordinator Sosial dan Politik BEM Universitas Indonesia (UI) itu diduga diserang orang tak dikenal (OTK) saat melintas di kawasan Tebet Barat Dalam IX sekitar pukul 23.50 WIB.

Dalam informasi yang beredar, Hafidz diduga ditendang hingga kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari sepeda motor. Setelah itu, ia disebut mengalami penganiayaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar tersebut kemudian menyebar di media sosial dan memicu perhatian publik. Hafidz dilaporkan mengalami luka dan kini mendapat perawatan.

Tak hanya itu, informasi lain yang beredar menyebut pelaku diduga mengambil ponsel dan tas milik Hafidz. Namun, rangkaian kejadian tersebut masih harus dipastikan melalui penyelidikan kepolisian.

Malam yang Seharusnya Berakhir Biasa

Bagi Hafidz, malam itu seharusnya hanya menjadi perjalanan pulang dengan sepeda motor.

Namun, situasi berubah ketika ia diduga diserang di tengah perjalanan. Serangan tersebut membuatnya terjatuh dari kendaraan sebelum kemudian mengalami kekerasan fisik.

Baca Juga :  Deklarasi Anti Tawuran Menggema di Jamuan Rakyat Koja, Ribuan Warga Bersatu

Peristiwa itu meninggalkan luka sekaligus menyisakan banyak pertanyaan. Siapa orang yang menyerang Hafidz? Apa motifnya? Dan mengapa mahasiswa tersebut menjadi sasaran?

Hingga kini, identitas orang yang diduga melakukan penyerangan belum diketahui.

UI Langsung Dampingi Hafidz

Universitas Indonesia membenarkan adanya peristiwa yang menimpa Hafidz.

Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI Erwin Agustian Panigoro mengatakan kampus langsung berkomunikasi dengan Hafidz, keluarga, serta pengurus BEM UI untuk memastikan kondisi korban.

โ€œUI prihatin atas peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap siapa pun tidak dapat dibenarkan, termasuk terhadap mahasiswa UI,โ€ kata Erwin dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).

UI kemudian memberikan pendampingan dalam tiga aspek.

Pertama, pendampingan pengobatan hingga proses pemulihan. Kedua, pendampingan dalam pelaporan dan penanganan perkara kepada kepolisian.

Ketiga, konsultasi hukum untuk memastikan hak-hak Hafidz tetap terlindungi selama proses berlangsung.

Kampus juga memastikan akan terus mengawal proses hukum kasus tersebut.

Polisi Turun Tangan

Polda Metro Jaya turut merespons dugaan penganiayaan tersebut.

Baca Juga :  Gagal Gondol Motor, Maling di Tapos Depok Todongkan Senpi ke Warga

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan polisi akan mendalami kejadian di Tebet dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Namun, hingga Senin (5/10/2026), polisi menyatakan belum menerima laporan resmi dari korban atau pihak terkait. Polisi tetap melakukan pendalaman sambil menunggu laporan untuk memperkuat proses penanganan perkara.

Karena itu, polisi masih harus memastikan apakah seluruh informasi yang beredar di media sosial sesuai dengan kejadian sebenarnya.

Ada Kekhawatiran, Ada Harapan Kasus Terungkap

Kasus ini menjadi perhatian karena Hafidz merupakan pengurus BEM UI yang aktif dalam kegiatan kemahasiswaan.

Sejumlah informasi di media sosial juga mengaitkan peristiwa tersebut dengan aktivitas Hafidz bersama mahasiswa dari kampus lain.

Namun, kaitan itu belum dapat dipastikan sebagai motif penyerangan.ย Motif dan pelaku masih menjadi teka-teki.

Di tengah kondisi Hafidz yang menjalani pemulihan, keluarga, rekan-rekan BEM UI, dan pihak kampus berharap aparat segera mengungkap siapa yang berada di balik serangan tersebut.

UI menegaskan keamanan mahasiswa harus tetap terjamin, termasuk ketika mereka menjalankan aktivitas kemahasiswaan dan menyampaikan pendapat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Sabu, Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Saat Terlelap
Ledakan LPG 3 Kg Bikin Rumah Kontrakan di Jakut Porak-poranda, 1 Warga Terluka
Rutan Depok Geger Video Pesta Narkoba, Ada 1.279 Penghuni dan 10 Petugas per Sif
4 Terduga Pelaku Geser Tas di Mal Bekasi Diciduk, Polisi Dalami Aksi di 5 Lokasi
Diduga Curi Barang Penumpang di Pesawat, WNA China Ditolak Masuk RI
Balita Sakit Usai Makan Roti Gluten Free, Kini Ibunya Dilaporkan Balik
Viral ABK Disiksa dalam Tong Air, Polisi Ungkap Dugaan Motif Target Cumi
Terekam CCTV Saat Curi Tas Penumpang KRL, IJ Akhirnya Ditangkap

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Malam Mencekam di Tebet, Koordinator BEM UI Hafidz Diduga Diserang OTK

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Demi Sabu, Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Saat Terlelap

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Ledakan LPG 3 Kg Bikin Rumah Kontrakan di Jakut Porak-poranda, 1 Warga Terluka

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Rutan Depok Geger Video Pesta Narkoba, Ada 1.279 Penghuni dan 10 Petugas per Sif

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:27 WIB

4 Terduga Pelaku Geser Tas di Mal Bekasi Diciduk, Polisi Dalami Aksi di 5 Lokasi

Berita Terbaru