NVIDIA DLSS 5 Bocor Berhasil Dimodifikasi Berjalan di RTX 20

Kamis, 3 September 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NVIDIA DLSS 5 yang bocor berhasil dimodifikasi komunitas agar berjalan di RTX 20, game lawas, dan emulator PCSX2, meski berisiko. Dok: Istimewa.

NVIDIA DLSS 5 yang bocor berhasil dimodifikasi komunitas agar berjalan di RTX 20, game lawas, dan emulator PCSX2, meski berisiko. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JAKARTA — Teknologi grafis NVIDIA DLSS 5 yang bocor beberapa waktu lalu kini berhasil dimodifikasi komunitas. Modifikasi ini memungkinkan teknologi tersebut berjalan di GPU RTX 20 Series, game lawas, API lama, hingga emulator PCSX2.

Sejak kebocoran DLSS 5 terjadi, komunitas dan modder berlomba mencobanya ke berbagai platform. Setelah berhasil menjalankannya di RTX 30 yang sebenarnya tidak masuk perangkat dukungan resmi, modder mendorongnya lebih jauh ke GPU lawas RTX 20 Series.

Modder Manfaatkan Kebocoran dari Build NBA 2K27

Berdasarkan informasi dari media sosial, eksperimen ini memanfaatkan versi DLSS 5 Neural Rendering yang bocor dari build awal NBA 2K27. Komunitas kemudian memodifikasi runtime tersebut agar dapat bekerja pada GPU yang lebih tua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu proyek bernama DLSS5-Feeder bahkan memungkinkan teknologi ini digunakan pada game tanpa dukungan DLSS native. Proyek ini menyediakan jalur kompatibilitas untuk DirectX 11, DirectX 12, game 32-bit, DirectX 9 lewat wrapper, hingga Vulkan.

Baca Juga :  Zelda Ocarina of Time dan Majora's Mask Kini Berjalan Native

Jangkauan Meluas hingga Game Lawas dan Emulator

Menariknya, cakupan eksperimen ini tidak berhenti pada game PC baru saja. Pengujian komunitas berhasil menerapkan Neural Rendering pada sejumlah game lama seperti Metro 2033 Redux, Splinter Cell: Blacklist, BioShock Remastered, dan Fable Anniversary.

Bahkan, game Manhunt yang dijalankan lewat emulator PCSX2 turut menjadi bahan uji coba. Hal ini membuka kemungkinan teknologi AI NVIDIA tersebut dapat memperbarui tampilan game yang sama sekali tidak dirancang untuk DLSS.

Eksperimen Ungkap Alasan Pembatasan Perangkat

Namun, eksperimen ini sekaligus memperlihatkan alasan NVIDIA membatasi DLSS 5 pada perangkat keras lebih baru. Pada RTX 30, misalnya, eksperimen awal memaksa workload GPU melebihi kemampuannya sendiri.

Akibatnya, performa menurun secara ekstrem pada pengujian tersebut. Pengujian Deep Rock Galactic di RTX 3080 bahkan turun dari sekitar 138 FPS menjadi hanya 4 FPS ketika DLSS 5 diaktifkan.

Komunitas Beralih ke Jalur FP16 untuk Kompatibilitas Lebih Baik

Tampaknya tidak puas dengan hasil tersebut, komunitas kini mencoba jalur Floating Point FP16 untuk GPU Turing dan Ampere. Pendekatan ini diklaim menghasilkan kompatibilitas yang jauh lebih baik.

Baca Juga :  Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sebelumnya, eksperimen di RTX 3080 masih menggunakan FP8 yang sebenarnya dirancang khusus untuk AI. Sayangnya, pendekatan FP8 ini justru menghasilkan perhitungan tidak akurat dan beban kerja yang sangat tinggi.

Terobosan Menjanjikan bagi Gamer Budget

Bila komunitas dan modder berhasil menerjemahkan teknologi terbaru NVIDIA ini ke format yang diterima GPU lawas, langkah ini bisa menjadi terobosan menarik. Terobosan ini berpotensi meningkatkan kualitas visual bagi gamer budget dan game berspesifikasi rendah.

Perkembangan ini menarik diikuti karena memperlihatkan batas kompatibilitas DLSS 5 ternyata tidak sepenuhnya ditentukan oleh game. Komunitas terbukti mampu menyediakan data yang dibutuhkan Neural Rendering, bahkan untuk software yang tidak mengenal DLSS sama sekali.

Meski demikian, harga yang harus dibayar bisa sangat besar. Risiko ini mencakup FPS rendah, latency tinggi, artefak gambar, hingga elemen antarmuka game yang ikut berubah.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT
Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan
Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked
Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar
Philips Luncurkan Monitor Gaming Ultrawide Evnia 34M2C5601QA
Steam Big Picture Mode Dapatkan Pembaruan Tampilan Big Art
Penjualan GPU Gaming PC Naik 10,4 Persen pada Q2 2026
GTA 5 Versi PS5 Berhasil Dijalankan di PC Lewat Emulator

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:43 WIB

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 September 2026 - 14:30 WIB

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 September 2026 - 12:36 WIB

Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Minggu, 13 September 2026 - 11:31 WIB

Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar

Minggu, 13 September 2026 - 10:36 WIB

Philips Luncurkan Monitor Gaming Ultrawide Evnia 34M2C5601QA

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB