Otoritas Rusia Mengarantina Rumah Sakit Siberia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rusia mengarantina rumah sakit di Siberia setelah peneliti lembaga riset pes meninggal karena pneumonia dari penyebab tak dikenal. Dok: Istimewa.

Rusia mengarantina rumah sakit di Siberia setelah peneliti lembaga riset pes meninggal karena pneumonia dari penyebab tak dikenal. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Otoritas Rusia mengarantina rumah sakit di wilayah Siberia secara mendadak minggu ini.

Langkah ini menyusul kematian seorang pegawai wanita dari Lembaga Riset Pes Irkutsk.

Korban mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Shelekhov setelah mengidap pneumonia misterius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, pemerintah daerah membatasi akses keluar masuk bagi seluruh pasien.

Selain itu, laboratorium rumah sakit juga menghentikan pemeriksaan rutin untuk sementara waktu.

Baca Juga :  FF7 Revelation Hadir dalam Versi Fisik, Namun Wajib Unduh Data

Otoritas Kesehatan Memantau Seluruh Kontak Erat

Sebelumnya, Badan Pengawas Kesehatan Publik Rospotrebnadzor menerjunkan tim khusus ke lokasi kejadian.

Kepala Rospotrebnadzor Anna Popova memimpin penanganan krisis bersama Gubernur Igor Kobzev.

Kobzev mengonfirmasi bahwa tim medis memantau kondisi kesehatan semua kontak erat.

Namun, Rospotrebnadzor menegaskan tidak menemukan patogen berbahaya dari tempat kerja korban.

Meskipun demikian, beberapa media independen mencurigai korban terserang penyakit pes paru-paru.

Baca Juga :  ASUS ROG Zephyrus Duo 2026 Resmi Masuk Indonesia

Tanggapan Amerika Serikat dan Pakar Kesehatan Dunia

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump memantau perkembangan situasi kesehatan tersebut dari Washington.

Trump menawarkan bantuan medis apabila pemerintah Rusia membutuhkan dukungan tambahan.

Selain itu, Menteri Luar Negeri Marco Rubio meminta semua pihak tetap tenang.

Rubio menilai penanganan karantina setempat mampu mencegah penyebaran wabah ke area luas.

Dengan demikian, pemerintah Rusia terus mengawasi perkembangan kasus ini secara ketat.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ASUS Merilis Laptop Gaming TUF Gaming 16 FX610JH
Trump Mengonfirmasi Pemindahan Jet Pembom B-1 dari Inggris
Nacon Merilis Pengontrol Nirkabel Revolution 5 Unlimited
Microsoft Meluncurkan Advanced Shader Delivery Pangkas Waktu
Pembeli CPU Bekas Menghadapi Pemblokiran Valorant
Steam Memproyeksikan Rekor Keuntungan Menembus 20 Miliar
SEGA Merilis Patung Porselen Sonic Infinite Blue
Razer Merilis Keyboard Gaming Huntsman V3 Pro Mini

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:07 WIB

ASUS Merilis Laptop Gaming TUF Gaming 16 FX610JH

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Trump Mengonfirmasi Pemindahan Jet Pembom B-1 dari Inggris

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Otoritas Rusia Mengarantina Rumah Sakit Siberia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Nacon Merilis Pengontrol Nirkabel Revolution 5 Unlimited

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Microsoft Meluncurkan Advanced Shader Delivery Pangkas Waktu

Berita Terbaru

Pengacara David Hearn mendesak pengawas pemerintah AS menyelidiki kegagalan renovasi Kolam Refleksi Lincoln dan kriminalisasi palsu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengacara Mantan Atlet Olimpiade AS Mendesak Penyelidikan

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:12 WIB

Donald Trump mempromosikan investasi Anduril $3,7 miliar di Sparrows Point Maryland untuk komponen kapal selam nuklir AS menjelang pemilu sela. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Mempromosikan Investasi Anduril Senilai 3,7 Miliar

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:52 WIB