Pembatasan Truk Besar di Jalan Raya Cilincing Mulai Berlaku, Pemkot Jakut: Demi Keselamatan Warga

Rabu, 19 November 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat bersama petugas Dishub mengawasi pelaksanaan pembatasan truk besar di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara. (Posnews/Kominfo)

Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat bersama petugas Dishub mengawasi pelaksanaan pembatasan truk besar di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga Cilincing menyambut gembira pembatasan jam operasional truk besar, trailer, dan kontainer di Jalan Raya Cilincing, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Kebijakan pembatasan jam truk besar tersebut dibuat Pemerintah Kota Jakarta Utara setelah warga mengeluhkan padatnya aktivitas jalan yang sempit dan rawan kecelakaan.

Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat menegaskan bahwa pembatasan ini murni untuk menjaga keselamatan masyarakat.

“Pembatasan ini demi keamanan dan keselamatan warga,” ujarnya saat meninjau hari kedua pelaksanaan aturan, Selasa (18/11).

Ruas Jalan Sempit, Risiko Tinggi

Hendra menjelaskan, lebar Jalan Raya Cilincing hanya 15–16 meter, namun setiap hari dilalui trailer bertonase besar bersamaan dengan aktivitas warga—dari anak sekolah, pekerja, hingga pengendara motor.

Baca Juga :  Pelantikan Pejabat Baru BNN, Kombes Dedy Tabrani Naik Jadi Kepala BNN Kalteng

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sering kali warga melintas hanya berjarak beberapa centimeter dari badan trailer. Risiko kecelakaannya sangat tinggi,” tegasnya.

Kecelakaan yang berulang menjadi alasan pembatasan diberlakukan. Pemkot juga sudah melakukan sosialisasi ke warga dan perusahaan sekitar.

Uji Coba Satu Bulan, Truk Dibatasi Dua Kali Sehari

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Hendrico Tampubolon menyebutkan pembatasan ini masih tahap uji coba selama satu bulan dan akan dievaluasi.

Jam pembatasan yaitu:

  • 06.00–09.00 WIB
  • 16.00–21.00 WIB (Tidak berlaku hari Minggu)
Baca Juga :  Pengamen Ukulele Dibacok Trio Ondel-Ondel, Polisi Ungkap Motifnya

Truk besar yang keluar atau masuk pool wajib menunggu hingga pembatasan selesai. Sementara kendaraan bertonase 5.501 kg ke atas menuju KBN harus melewati jalur alternatif:

Jalan Cakung–Cilincing Raya → Jalan Akses Marunda → Jalan Ujung Pandang.

“Kami mengatur ritme pergerakan, bukan melarang usaha. Kami jaga keselamatan warga tanpa menghambat aktivitas perusahaan,” tuturnya.

Ketua RW 07 Kalibaru, Caharudin, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Jakut karena kebijakan ini sudah lama diharapkan warga.

“Pagi hari banyak anak sekolah. Kami sangat mendukung aturan ini agar lingkungan makin aman dan nyaman,” katanya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontingen Misi Perdamian Indonesia di Libanon Diserang Israel, 1 Prajurit Gugur, 3 Terluka
Hindari Macet Parah di GBK, Polisi Siaga – Suporter Garuda Akan Padati SUGBK Malam Ini
Strategi John Herdman Redam Sayap Bulgaria, Timnas Indonesia Siap Menggila di GBK
Mayat Mutilasi Disimpan di Freezer Bekasi, Polisi Cari Potongan Tubuh yang Hilang
Kondisi Mata Kritis, KemenHAM Turun Tangan Pantau Perawatan Intensif Aktivis Andrie Yunus
Kejagung Bongkar Dugaan Keterlibatan Pejabat di Kasus Tambang Ilegal Samin Tan
9 Jenderal Gugat Ditreskrimum Polda Metro, Sidang Perdana 6 April 2026 di PN Jaksel
Amukan Mengerikan di Grobogan, Pria Diduga ODGJ Bacok 6 Warga – Darah Berceceran

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:37 WIB

Kontingen Misi Perdamian Indonesia di Libanon Diserang Israel, 1 Prajurit Gugur, 3 Terluka

Senin, 30 Maret 2026 - 09:46 WIB

Hindari Macet Parah di GBK, Polisi Siaga – Suporter Garuda Akan Padati SUGBK Malam Ini

Senin, 30 Maret 2026 - 09:19 WIB

Strategi John Herdman Redam Sayap Bulgaria, Timnas Indonesia Siap Menggila di GBK

Senin, 30 Maret 2026 - 08:56 WIB

Mayat Mutilasi Disimpan di Freezer Bekasi, Polisi Cari Potongan Tubuh yang Hilang

Senin, 30 Maret 2026 - 08:18 WIB

Kondisi Mata Kritis, KemenHAM Turun Tangan Pantau Perawatan Intensif Aktivis Andrie Yunus

Berita Terbaru