Bus Transjakarta Lindas Pejalan Kaki di Cilandak, Korban Tewas di TKP

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Korban Kecelakaan tewas. (Freepik/rawpixel)

Ilustrasi, Korban Kecelakaan tewas. (Freepik/rawpixel)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bus Transjakarta melindas seorang pejalan kaki hingga tewas di Halte Taman DDN, Jalan Margasatwa Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026) pukul 14.20 WIB.

Korban berinisial S (27) meninggal dunia di lokasi setelah ban belakang bus mengenai tubuhnya.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menjelaskan, bus Transjakarta bernomor polisi B-7756-TGC yang dikemudikan SH melaju dari arah timur ke barat di Jalan Margasatwa Raya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sesampainya di Halte Taman DDN, roda belakang bus diduga melindas pejalan kaki berinisial S,” tegas Ojo, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga :  Prabowo Copot Arief Prasetyo Adi, Tunjuk Amran Sulaiman Jadi Kepala Bapanas

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban ke RSUP Fatmawati untuk menjalani visum et repertum.

Selanjutnya, Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan olah TKP dan memeriksa sopir bus serta sejumlah saksi.

Penyidik kini mendalami kronologi kecelakaan, termasuk posisi korban saat bus melintas di area halte.

Peristiwa ini kembali menyoroti keselamatan pejalan kaki di sekitar halte dan jalur Transjakarta di Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Pria Ditemukan Kritis di Mal Jakarta Selatan, Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri

Karena itu, polisi mengimbau pengemudi angkutan umum dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan demi mencegah kecelakaan serupa.

Sementara itu, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyampaikan duka cita atas insiden tersebut.

Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardhani, menegaskan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.

“Kami menyerahkan seluruh proses penanganan dan penyelidikan kepada pihak kepolisian serta menghormati prosedur hukum yang berjalan. Kasusnya saat ini ditangani Polda Metro Jaya,” ujar Ayu. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB