Emak-Emak Bakar Toko Emas di Makassar Pakai Bom Molotov, Sempat Pura-Pura Belanja

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toko Emas di Makassar Dibakar, Pelaku Sempat Negosiasi Harga. (Posnews/Ist)

Toko Emas di Makassar Dibakar, Pelaku Sempat Negosiasi Harga. (Posnews/Ist)

MAKASSAR, POSNEWS.CO.ID – Aksi nekat emak-emak bikin kelabakan dan geger pusat pertokoan emas di Jalan Somba Opu, Makassar, Kamis (12/2/2026).

Seorang emak-emak berinisial SU (41) diduga membakar toko emas Logam Mulia menggunakan bom molotov setelah sebelumnya berpura-pura menjadi pembeli.

Menurut saksi mata, Awal (36), pelaku masuk seperti konsumen biasa. Ia melihat-lihat emas di etalase dan sempat tawar-menawar harga.

“Dia sempat nego, bilang mau bayar lewat transfer. Jadi memang di dalam toko, bukan lempar dari luar,” ujar Awal.

Namun, situasi mendadak mencekam. Api tiba-tiba berkobar dari dalam toko. Warga panik dan berhamburan keluar. SU berlari keluar saat bagian roknya ikut terbakar.

Baca Juga :  Remisi Natal 2025, Putri Candrawathi Dapat Pengurangan Hukuman 1 Bulan

“Ada yang teriak kebakaran. Saya mau kejar dia, tapi warga suruh saya kembali padamkan api di dalam,” katanya.

Warga menduga api berasal dari botol berisi bahan bakar yang dibawa pelaku. Botol tersebut diduga sudah dirancang sebagai molotov. Begitu api menyala, pelaku langsung keluar toko.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi Tetapkan Tersangka

Polrestabes Makassar bergerak cepat dan mengamankan SU tak lama setelah kejadian. Polisi juga menyita barang bukti berupa botol bekas terbakar dan sisa bahan bakar.

Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sebagian etalase dan interior toko mengalami kerusakan akibat kobaran api. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini, BMKG Prediksi Hujan Siang hingga Sore

Penyidik kini menjerat SU dengan pasal dugaan pembakaran sebagaimana diatur dalam Pasal 187 KUHP tentang tindak pidana yang menimbulkan kebakaran, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Selain itu, polisi masih mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan faktor pribadi atau gangguan emosional saat kejadian.

Hingga kini, kawasan Somba Opu sudah kembali kondusif. Polisi meningkatkan patroli di pusat perbelanjaan emas untuk mengantisipasi kejadian serupa. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04 WIB

Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga

INTERNASIONAL

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB