Polisi Gerebek Toko Emas di Kampar, Ratusan Gram Emas Diduga Berasal dari PETI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polda Riau mengamankan ratusan gram emas saat menggerebek toko emas di Siak Hulu, Kampar. (Posnews/Polda Riau)

Petugas Polda Riau mengamankan ratusan gram emas saat menggerebek toko emas di Siak Hulu, Kampar. (Posnews/Polda Riau)

KAMPAR, POSNEWS.CO.ID – Polda Riau membongkar dugaan jaringan penampungan emas hasil pertambangan tanpa izin (PETI) setelah menggerebek sebuah toko emas di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Dalam operasi tersebut, polisi menyita ratusan gram perhiasan emas, peralatan peleburan, hingga uang tunai puluhan juta rupiah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro mengatakan penggeledahan terhadap Toko Emas Syafira merupakan pengembangan dari penindakan aktivitas PETI di Desa Sungai Paku, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi.

“Penggeledahan ini merupakan pengembangan perkara dugaan tindak pidana di bidang pertambangan mineral dan batu bara atau PETI yang kami lakukan di Singingi Hilir,” ujar Ade, Selasa (11/8/2026).

Penggeledahan Berdasarkan Izin Pengadilan

Penyidik melakukan penggeledahan setelah memperoleh surat izin dari Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang, Kabupaten Kampar.

Dari dalam toko, petugas menemukan perhiasan emas dalam berbagai bentuk dan model dengan total berat mencapai ratusan gram.

Polisi juga menyita alat peleburan emas, pompa pembakaran, tembikar, buku tabungan, dan buku penjualan 2025–2026.

Petugas turut mengamankan uang tunai puluhan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan aktivitas transaksi emas tersebut.

Baca Juga :  Janda di Lampung Ditemukan Tewas Terikat, Polisi Buru Pelaku Dugaan Perampokan

Polisi Menduga Toko Emas Terkait Jaringan Penadah Emas hasil PETI

Ade menegaskan penyidik akan memeriksa seluruh barang bukti untuk mengungkap kaitan PETI dengan peredaran emas di toko tersebut.

“Penggeledahan ini merupakan komitmen Polda Riau mengungkap kejahatan lingkungan hingga ke jaringan penadah emas hasil PETI,” tegasnya.

Penyidik kini menelusuri asal-usul emas, aliran transaksi, serta mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam jaringan distribusi hasil tambang ilegal.

Polda Riau terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan perdagangan emas hasil PETI di wilayah Riau. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak CCTV Bawa Polisi ke Pelaku, 2 Terduga Pembunuh Wakil Rektor IT&B Ditangkap
ASDP Kerahkan 27 Kapal, Antrean Ketapang-Gilimanuk Mulai Terurai
Cekcok Tetangga di OKU Selatan Berujung Pria 65 Tahun Tewas Ditusuk Garpu
Demerina Pulang Setelah Disandera KKB, Nasib 7 Korban Lain Masih Misterius
Anak Tiri di Bandung Setrum Ibu Sambung hingga Tewas, Motifnya Bikin Geger
Pelajar 16 Tahun Tak Sadarkan Diri Diduga Dianiaya Kades di Lampung
Misteri Wakil Rektor IT&B Karo Tewas, Mobil XForce dan HP Hilang
Rafli Tewas Usai Bentrokan Tallo Makassar, Polisi Periksa Anggota dan CCTV

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:24 WIB

Jejak CCTV Bawa Polisi ke Pelaku, 2 Terduga Pembunuh Wakil Rektor IT&B Ditangkap

Selasa, 29 September 2026 - 11:28 WIB

ASDP Kerahkan 27 Kapal, Antrean Ketapang-Gilimanuk Mulai Terurai

Selasa, 29 September 2026 - 06:07 WIB

Cekcok Tetangga di OKU Selatan Berujung Pria 65 Tahun Tewas Ditusuk Garpu

Senin, 28 September 2026 - 11:01 WIB

Demerina Pulang Setelah Disandera KKB, Nasib 7 Korban Lain Masih Misterius

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Anak Tiri di Bandung Setrum Ibu Sambung hingga Tewas, Motifnya Bikin Geger

Berita Terbaru