Rumah Terbakar di Jakbar, Petugas Temukan Korban Meninggal di Kamar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, petugas mengevakausi korban tewas. (Posnews/Humas)

Ilustrasi, petugas mengevakausi korban tewas. (Posnews/Humas)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Suasana di Jalan Mangga 8, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mendadak mencekam setelah sebuah rumah tinggal dilalap api, Jumat (28/8/2026) siang. Kebakaran itu merenggut satu nyawa.

Peristiwa tersebut dilaporkan warga sekitar pukul 14.36 WIB. Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 14.43 WIB.

Sebanyak 8 unit mobil pemadam dengan sekitar 40 personel dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api. Setelah berjibaku memadamkan api, petugas menyatakan operasi selesai sekitar pukul 15.32 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerbang Terkunci, Petugas Langsung Beraksi

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati gerbang dan pintu depan rumah dalam kondisi terkunci.

Pemilik rumah kemudian membuka gerbang menggunakan kunci cadangan sehingga petugas dapat masuk dan melakukan pemadaman.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Gelar Pendampingan Psikososial untuk Keluarga dan Masyarakat Pasca Aksi Massa

Petugas selanjutnya menyisir bagian dalam rumah. Di lantai pertama, tepatnya di area kamar, petugas menemukan seorang perempuan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Korban diketahui berinisial D (30) dan merupakan istri pemilik rumah.

Laporan lanjutan menyebut korban diduga sedang berada seorang diri di rumah ketika kebakaran terjadi. Korban ditemukan di area kamar tidur.

Api Cepat Padam, Nyawa Tak Tertolong

Kebakaran memang berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam. Namun, keselamatan korban tidak dapat diselamatkan.

Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 9 meter persegi. Meski titik kebakaran relatif terbatas, asap dan api di dalam ruangan tetap dapat menjadi ancaman mematikan, terutama ketika penghuni berada di dalam rumah.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kebakaran rumah bukan sekadar persoalan kerusakan bangunan. Dalam hitungan menit, asap dan panas dapat mengubah rumah menjadi ruang yang sangat berbahaya.

Dugaan Gangguan Listrik Masih Didalami

Petugas menyebut penyebab sementara kebakaran diduga berkaitan dengan fenomena listrik. Namun, penyebab pasti belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan.

Baca Juga :  Buronan Red Notice Interpol Jimmy Lie Dicokok di Bandara Kualanamu, Kasus Suap PTSL Tangerang

Karena itu, masyarakat tidak seharusnya langsung menyimpulkan penyebab kebakaran sebelum pemeriksaan selesai.

Meski demikian, kewaspadaan terhadap instalasi listrik tetap penting. Kabel yang rusak, sambungan tidak sesuai, penggunaan stopkontak berlebihan, atau perangkat listrik yang bermasalah dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Jangan Tunggu Api Membesar

Tragedi di Duri Kepa menjadi pelajaran penting bagi setiap keluarga.

Pastikan instalasi listrik diperiksa secara berkala. Jangan menumpuk terlalu banyak colokan pada satu sumber listrik. Selain itu, matikan perangkat yang tidak digunakan dan pastikan akses keluar rumah tidak terhalang.

Jika muncul bau kabel terbakar, percikan listrik, atau panas tidak wajar dari peralatan elektronik, segera putuskan aliran listrik dan minta bantuan petugas.

Api mungkin bermula dari titik kecil, tetapi akibatnya bisa mengubah kehidupan sebuah keluarga untuk selamanya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:17 WIB

Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak

Senin, 14 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB