Keracunan MBG di Cipongkor Bandung Barat, 411 Pelajar Terserang, 47 Masih Dirawat

Rabu, 24 September 2025 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa korban keracunan MBG dirawat di Puskesmas Cipongkor, Bandung Barat. Dok: Istimewa

Siswa korban keracunan MBG dirawat di Puskesmas Cipongkor, Bandung Barat. Dok: Istimewa

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID – Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus melonjak.

Hingga Rabu (24/9/2025) pagi, 411 pelajar PAUD hingga SMA/SMK terdampak, dengan 47 orang masih menjalani rawat inap dan 364 lainnya menjalani perawatan jalan.

Para korban dirawat di beberapa lokasi, antara lain RSUD Cililin, Puskesmas Cipongkor, GOR Kecamatan Cipongkor, dan RSIA Anugrah.

Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah, menegaskan pihaknya bersama rumah sakit setempat tetap siaga penuh untuk menangani pasien.

Baca Juga :  Polri Usul Ambang Batas Narkotika Diperketat, Bedakan Pengguna dan Bandar Makin Jelas

“Sampai Rabu pagi ini, ada 411 orang terdampak keracunan MBG. 364 menjalani rawat jalan dan 47 rawat inap,” ujar Yuyun.

Gejala yang Diderita Korban

Korban rawat inap mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga sesak napas. Semua pasien masih dipantau secara intensif oleh tenaga medis agar kondisi mereka stabil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gejala umum yang muncul adalah muntah, mual, pusing, dan sesak napas. Secara keseluruhan, itu gejala yang kami catat,” jelas Yuyun.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan 20 Tersangka Judi Internasional T6 hingga 1XBET, Ada Lansia 76 Tahun

Pihak Puskesmas dan rumah sakit terus menyediakan layanan medis penuh, termasuk pemantauan ketat dan pemberian obat sesuai kebutuhan. Yuyun menambahkan bahwa penanganan korban akan terus berlanjut hingga kondisi seluruh pasien membaik.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan menghindari konsumsi makanan dari sumber yang tidak jelas, sementara pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan KBB terus menyelidiki asal-usul MBG yang memicu keracunan massal.(red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04 WIB

Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga

INTERNASIONAL

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB