Update Gempa NTT: 53 Orang Tewas, 135 Luka, 241 Rumah Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dan warga melakukan penanganan korban serta evakuasi pascagempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur.
(Posnews/REUTRES)

Petugas dan warga melakukan penanganan korban serta evakuasi pascagempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur. (Posnews/REUTRES)

NTT, POSNEWS.CO.ID – Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) memasuki hari kedua dengan dampak yang terus diperbarui.

BNPB mencatat 53 orang meninggal dunia, 135 orang terluka, serta 241 rumah mengalami kerusakan berdasarkan data Minggu (16/8/2026).

Gempa utama terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. BMKG memperbarui magnitudonya menjadi M7,7 dengan pusat gempa sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo dan kedalaman 15 kilometer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami, yang kemudian diakhiri BMKG.

Korban Tersebar di Sejumlah Kabupaten

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan korban meninggal tersebar di enam wilayah.

Rinciannya, Manggarai 25 orang, Manggarai Timur 20 orang, Sikka 4 orang, Ende 2 orang, Manggarai Barat 1 orang, dan Nagekeo 1 orang.

Sementara itu, 135 warga mengalami luka dan menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Oknum Dokter dan Istri di Bungo Jambi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

BNPB menegaskan data korban dan kerusakan masih bersifat dinamis. Petugas terus melakukan pendataan serta verifikasi di lapangan agar bantuan pemerintah dapat disalurkan secara tepat.

Ratusan Rumah Rusak

Dampak gempa juga menghantam permukiman warga. BNPB mencatat 154 rumah rusak berat, 49 rumah rusak sedang, dan 38 rumah rusak ringan.

Selain menyelamatkan korban, petugas kini memprioritaskan pendataan kerusakan rumah dan fasilitas publik.

Data tersebut menjadi dasar penting untuk mempercepat penanganan pada tahap berikutnya, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan dan rekonstruksi.

Tanggap Darurat Mulai Bergerak

BNPB menyebut Kabupaten Manggarai telah memasuki fase tanggap darurat selama 90 hari.

Sementara itu, Manggarai Timur masih memproses penetapan status tanggap darurat selama 14 hari. Pemerintah Provinsi NTT juga tengah menetapkan status kedaruratan.

Pada fase ini, tim gabungan memprioritaskan pencarian dan pertolongan korban serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Banjir Bandang Terjang Nagekeo! 18 Desa Terisolasi, 5 Warga Hilang Disapu Air Bah

Pendataan kerugian juga terus dikebut. Langkah tersebut penting agar pemerintah dapat mempercepat transisi menuju pemulihan dan rekonstruksi.

Pemerintah Turun Langsung ke Flores

Penanganan gempa juga mendapat pengawasan langsung pemerintah pusat. Menko PMK bersama Kepala BNPB berada di Manggarai.

Mendagri dan Kepala Basarnas berada di Manggarai Timur, Menteri PU di Ende, Wamensos di Ngada dan Nagekeo, serta Wamenkes di Maumere.

Kehadiran para pejabat tersebut bertujuan memastikan kebutuhan masyarakat teridentifikasi langsung dan bantuan, termasuk logistik pangan maupun nonpangan, segera bergerak ke wilayah yang membutuhkan.

Di sisi lain, aktivitas gempa susulan masih terjadi. BMKG mencatat sejumlah gempa susulan di kawasan Flores pada Minggu, termasuk gempa M5,5 dan M5,1 di sekitar utara Ruteng-Manggarai.

Di tengah duka yang mendalam, kecepatan penyelamatan, akurasi data, dan solidaritas menjadi kunci.

Pemerintah dan masyarakat perlu terus bekerja bersama agar bantuan menjangkau korban dan proses pemulihan NTT berlangsung secepat mungkin. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas
Sadis, Fotografer di Lampung Timur Tewas Ditusuk, Mobil dan Emas Raib
Ditemukan Lemah di Hutan, Demerina Masih Syok Disandera KKB Mimika
20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas

Selasa, 15 September 2026 - 12:37 WIB

Ditemukan Lemah di Hutan, Demerina Masih Syok Disandera KKB Mimika

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Berita Terbaru

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

NASIONAL

OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:16 WIB

Los Angeles Dodgers amankan tiket postseason MLB 14 musim beruntun usai tekuk Cincinnati Reds 4-1. Simak rincian rekor. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:24 WIB

Glorious merilis keyboard gaming mekanik GMMK Eternal 96% berfitur numpad seharga $99.99. Simak spesifikasi lengkap, fitur hot-swap, dan peredam suaranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Glorious GMMK Eternal Resmi Meluncur, Keyboard Gaming

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:29 WIB