Dua Pegawai Dapur MBG Sumenep Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Disita Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pegawai dapur MBG di Desa Lenteng Timur, Sumenep, yang ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan sabu.

Dua pegawai dapur MBG di Desa Lenteng Timur, Sumenep, yang ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan sabu.

SUMENEP, POSNEWS.CO.ID – Kepercayaan terhadap operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah polisi menangkap dua karyawannya terkait dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Sumenep menangkap MA (39) dan AFH (27) di area dapur MBG Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Kamis (22/10/2026), sekitar pukul 10.30 WIB.

Kasi Humas Polresta Sumenep, Ipda Ach Putra Wardana, membenarkan bahwa keduanya bekerja di dapur tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya, betul, keduanya karyawan MBG,” kata Putra Wardana, Sabtu (24/10/2026).

Menurut keterangan awal yang disampaikan kepada penyidik, AFH diduga memesan sabu melalui MA. Namun, polisi masih menelusuri asal-usul narkotika tersebut serta mendalami keterangan kedua tersangka.

Baca Juga :  Polisi Amankan Airsoft Gun dan 7 Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Depok

Polisi Sita Dua Paket Sabu

Dalam penindakan itu, polisi menyita dua paket kecil sabu dengan berat masing-masing 0,39 gram dan 0,11 gram. Total barang bukti narkotika yang diamankan mencapai 0,5 gram.

Petugas juga menyita alat isap atau bong rakitan dari botol plastik, sedotan, pipet kaca, korek api gas, sobekan tisu, celana jeans yang dikenakan salah satu terlapor, serta satu unit telepon genggam milik AFH.

Barang-barang tersebut kini menjadi bagian dari proses penyidikan. Polisi masih mendalami dugaan keterlibatan masing-masing tersangka dan jalur perolehan sabu.

Baca Juga :  Dokter Kepala Puskesmas di Karimun Diciduk Ditresnarkoba Polda Kepri Terkait Sabu

Keduanya Bertugas Mengemas Makanan

Kepala SPPG Lenteng Timur 3, Mellisa Agustin, turut membenarkan bahwa MA dan AFH merupakan karyawannya. Keduanya bertugas di bagian pengemasan makanan atau packing.

“Iya, dua-duanya karyawan,” kata Mellisa.

Penangkapan tersebut menjadi perhatian karena berlangsung di area dapur yang mendukung pelaksanaan program MBG.

Meski demikian, perkara ini berkaitan dengan dugaan tindakan dua individu dan tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan seluruh pegawai atau penyelenggara program.

Polisi masih mengembangkan penyidikan, terutama untuk mengungkap asal sabu dan memastikan peran masing-masing tersangka.

Proses hukum terhadap keduanya harus tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maut Mengintai di Balik Kabut Asap Sampit, 2 Pemotor Tewas Tabrakan dengan Truk
Ruko di Pidie Jadi Pabrik Sabu 1,2 Ton, Jejak Jaringan Lintas Negara Terkuak
Kapal Diduga Matikan AIS Selama 3 Hari, 1,16 Ton Ketamin Disita di Sumut
Demi Anak Masuk Sekolah Kedinasan, Ayah 69 Tahun Kehilangan Rp150 Juta
Demi Menyelamatkan Ibu, Anak Ini Berjalan 2 Kilometer ke Kantor Polisi
Subsidi Gas Diduga Diselewengkan, Bareskrim Bongkar Gudang LPG di Sidoarjo
Tubuh Penuh Luka Tusuk, Muhammad Imran Tewas di Parit Kebun Sawit
Belum Sebulan Menikah, Perempuan 18 Tahun di Takalar Kritis Diduga Ditikam Suami

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Maut Mengintai di Balik Kabut Asap Sampit, 2 Pemotor Tewas Tabrakan dengan Truk

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Dua Pegawai Dapur MBG Sumenep Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Disita Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Ruko di Pidie Jadi Pabrik Sabu 1,2 Ton, Jejak Jaringan Lintas Negara Terkuak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Kapal Diduga Matikan AIS Selama 3 Hari, 1,16 Ton Ketamin Disita di Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Demi Anak Masuk Sekolah Kedinasan, Ayah 69 Tahun Kehilangan Rp150 Juta

Berita Terbaru

Intelijen AS mengungkap kampanye disinformasi Rusia berbasis AI yang menyasar kandidat Partai Demokrat menjelang pemilu sela AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Intelijen AS Buka Suara Soal Kampanye Disinformasi Rusia

Sabtu, 24 Okt 2026 - 06:17 WIB