381 Vape Etomidate Gagal Masuk Kampung Ambon, Bareskrim Tangkap 2 Tersangka

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Polri mengamankan 381 vape diduga etomidate yang hendak dikirim ke Kampung Ambon, Jakarta Barat. (Posnews/Bareskrim)

Bareskrim Polri mengamankan 381 vape diduga etomidate yang hendak dikirim ke Kampung Ambon, Jakarta Barat. (Posnews/Bareskrim)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Peredaran vape narkoba jenis etomidate kembali dibongkar.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan pengiriman 381 vape diduga berisi etomidate yang hendak dibawa menuju Kampung Ambon, Jakarta Barat.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua tersangka, yakni pembawa barang dan penerima paket.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan pengungkapan bermula dari pemeriksaan rutin yang ditingkatkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (18/8/2026).

Polisi Geledah Bus di Bakauheni

Sekitar pukul 15.00 WIB, personel Subdit I Dittipidnarkoba Bareskrim memeriksa sebuah bus bernomor polisi BA-7024-NU.

Petugas kemudian mencurigai salah satu penumpang bernama Nur Muhammad Iskandarsyah.

Saat memeriksa tas yang dibawanya, polisi menemukan ratusan vape yang diduga mengandung etomidate.

Baca Juga :  Kompotan Curanmor Honda PCX di Bekasi Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku

“Yang bersangkutan kedapatan membawa satu tas berisikan 381 pieces diduga etomidate dengan tujuan Kampung Ambon, Jakarta Barat,” kata Eko dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).

Temuan tersebut langsung dikembangkan. Polisi tidak berhenti pada pembawa barang, tetapi memburu pihak yang menunggu paket tersebut di Jakarta.

Penerima Dibekuk di Terminal Kalideres

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengetahui paket tersebut akan diserahkan kepada seseorang di Terminal Kalideres.

Sekitar pukul 23.00 WIB, petugas bergerak dan mengamankan Jhony Pentury sebagai penerima barang.

Langkah cepat tersebut membuat pengiriman ratusan vape diduga etomidate menuju Jakarta Barat berhasil dihentikan sebelum mencapai tujuan.

Polisi Telusuri Jejak dari Lapas Batam

Penyidik kemudian menggali keterangan Jhony. Dari pemeriksaan tersebut, polisi mendapat informasi bahwa etomidate itu berasal dari seorang narapidana di Lapas Batam.

Eko menyebut narapidana yang diduga memasok barang tersebut bernama Sekal Syahzuardi, mantan anggota Polri yang telah menjalani pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) pada 2025 dalam kasus narkoba.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: BMKG Sebut Jakarta Selatan dan Timur Diguyur Hujan Ringan

Menurut keterangan yang diperoleh penyidik, barang tersebut merupakan pesanan narapidana berinisial Selo.

Informasi tersebut kini menjadi pintu masuk bagi polisi untuk membongkar jaringan yang lebih besar.

Bareskrim Kejar Jaringan di Atasnya

Bareskrim tidak berhenti setelah mengamankan dua tersangka. Penyidik Subdit I Dittipidnarkoba masih memeriksa keduanya untuk mengungkap pihak lain yang terlibat.

Polisi juga perlu menelusuri bagaimana vape diduga berisi etomidate tersebut diperoleh, siapa pengendalinya, serta ke mana saja barang serupa telah diedarkan.

Kasus ini kembali menunjukkan bahwa peredaran narkoba dapat memanfaatkan berbagai jalur dan modus, termasuk menggunakan produk vape sebagai media penyebaran zat terlarang.

Karena itu, masyarakat perlu waspada terhadap vape atau cairan rokok elektronik yang tidak memiliki sumber dan komposisi jelas.

Ratusan vape berhasil dihentikan sebelum masuk Kampung Ambon. Namun, pekerjaan polisi belum selesai. Jejak pemasok dan pengendali jaringan kini menjadi sasaran berikutnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:17 WIB

Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak

Senin, 14 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB