Panglima TNI Mutasi 187 Pati, Kapuspen TNI Dijabat Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah. (Posnews/Instagram)

Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah. (Posnews/Instagram)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kembali merotasi dan memutasi jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Sebanyak 187 Perwira Tinggi (Pati) resmi berganti jabatan, termasuk posisi strategis Kapuspen TNI.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1664/XII/2025 tertanggal 15 Desember 2025 tentang pengangkatan dan pemberhentian jabatan di lingkungan TNI.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Freddy Ardianzah menegaskan, rotasi ini bertujuan memperkuat profesionalisme, kesiapan satuan, dan regenerasi kepemimpinan.

“Melalui rotasi dan mutasi, TNI memastikan perwira tangguh dan responsif memimpin setiap lini,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga :  Kesendirian Sebagai Sumber Kekuatan

Dari total 187 Pati, sebanyak 109 perwira berasal dari TNI AD, 36 perwira dari TNI AL, dan 42 perwira dari TNI AU. Rotasi menyasar berbagai jabatan strategis untuk meningkatkan efektivitas organisasi.

Kapuspen TNI Berganti

Di TNI AD, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah resmi menjabat Kapuspen TNI menggantikan Mayjen TNI Freddy Ardianzah. Sementara itu, TNI menunjuk Brigjen TNI Mochamad Masrukin sebagai Danpuspenerbad, menggantikan Mayjen TNI Zainuddin yang kini bertugas di Lemhannas.

Selain itu, TNI mempercayakan jabatan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad kepada Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, menggantikan Mayjen TNI Susilo.

Di TNI AL, Laksma TNI Sumarji Bimoaji ditunjuk sebagai Dankodaeral XIII, menggantikan Laksda TNI Phundi Rusbandi. Adapun di TNI AU, Marsda TNI Mochammad Untung Suropati kini menjabat Pangkodau II, menggantikan Marsda TNI Deni Hasoloan Simajuntak.

Freddy menegaskan, rotasi ini menjadi langkah adaptif TNI dalam menjaga kualitas kepemimpinan dan kesiapan menghadapi tantangan pertahanan di darat, laut, dan udara.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar Gudang Bawang Ilegal, Perputaran Uang Tembus Rp24,96 Miliar
Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban
AS Dakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro Atas Penembakan Pesawat Sipil
Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan
Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi
Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo
Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:23 WIB

Polisi Bongkar Gudang Bawang Ilegal, Perputaran Uang Tembus Rp24,96 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:53 WIB

AS Dakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro Atas Penembakan Pesawat Sipil

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Berita Terbaru

Kompensasi bagi

INTERNASIONAL

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Diplomasi penuh ancaman. Presiden Donald Trump mengeklaim negosiasi damai dengan Iran berada di tahap akhir, namun tetap memberikan ultimatum serangan militer. Kebuntuan ini terus memicu volatilitas harga minyak global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB