Libur Nataru 2025/2026, ASDP Catat 3,4 Juta Penumpang dan 850 Ribu Kendaraan

Senin, 5 Januari 2026 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas penumpang dan kendaraan memadati Pelabuhan Penyeberangan ASDP saat puncak arus Natal dan Tahun Baru 2025/2026. (Posnews/ASDP)

Aktivitas penumpang dan kendaraan memadati Pelabuhan Penyeberangan ASDP saat puncak arus Natal dan Tahun Baru 2025/2026. (Posnews/ASDP)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry mencatat lonjakan tajam arus penyeberangan selama Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Sepanjang periode tersebut, ASDP melayani lebih dari 3,4 juta penumpang di 15 lintasan pantauan nasional dengan layanan yang tetap aman dan terkendali, meski mobilitas masyarakat melonjak.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+10, jumlah penumpang menembus 3.445.335 orang, atau naik 8 persen dibandingkan Nataru tahun lalu.

Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang mencapai 850.426 unit, meningkat 6,7 persen, menandakan tingginya pergerakan antardaerah.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan, keberhasilan layanan Nataru lahir dari kolaborasi solid lintas sektor.

ASDP, kata dia, mengelola arus berangkat dan balik dengan pengaturan jadwal kapal, kesiapan SDM, optimalisasi pelabuhan, serta pemantauan intensif melalui posko terpadu.

“Layanan Nataru berjalan lancar, aman, dan terkendali. Kepatuhan masyarakat membeli tiket daring lewat Ferizy ikut menjaga ketertiban,” ujar Heru usai Penutupan Posko Angkutan Nataru di Kementerian Perhubungan, Senin (4/1/2026).

Baca Juga :  Marsinah Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional, Keluarga Pastikan Hadir Terima Gelar

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Heru menilai sinergi pusat dan daerah membuat pengambilan keputusan lebih cepat dan pengelolaan arus semakin adaptif. Kondisi itu menjaga stabilitas layanan penyeberangan sepanjang libur panjang.

Apresiasi Dukungan Semua Pihak

Dalam kesempatan tersebut, ASDP mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari Kemenko PMK, Kemenko Infrastruktur, Kemenhub, Danantara Indonesia, Kementerian PUPR, Polri, TNI, BMKG, Kemenkes, asosiasi penyeberangan, hingga para pengguna jasa.

Sejalan dengan capaian itu, Kementerian Perhubungan resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sekaligus menggelar evaluasi bersama seluruh pemangku kepentingan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan angkutan Nataru berjalan lancar tanpa gangguan ekstrem.

Ia menyebut Posko Nataru menjadi bukti kuat sinergi lintas sektor sekaligus acuan penting dalam menyiapkan Angkutan Lebaran 2026.

Berdasarkan data Posko ASDP H+10 pada 4 Januari 2026, ASDP mengoperasikan 1.000 trip kapal di 15 lintasan. Jumlah penumpang harian mencapai 204.069 orang, melonjak 18,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga :  Solusi Dua Pilar OECD

Dari sisi kendaraan, roda dua tercatat 21.478 unit atau naik tajam 65,3 persen. Roda empat mencapai 19.541 unit atau tumbuh 4,9 persen, sedangkan bus tercatat 1.650 unit, naik 5,4 persen.

Sementara itu, truk yang menyeberang berjumlah 9.170 unit, turun 10,7 persen seiring pengaturan distribusi logistik.

Secara keseluruhan, ASDP melayani 51.839 unit kendaraan pada H+10, atau meningkat 19,3 persen dibandingkan tahun lalu.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menegaskan lonjakan penumpang dan kendaraan mencerminkan optimalnya pengelolaan layanan penyeberangan.

Ke depan, ASDP akan memperkuat lintasan utama sebagai bagian dari persiapan menghadapi Lebaran.

ASDP pun mengimbau masyarakat membeli tiket lebih awal, mengisi data dengan benar, dan datang ke pelabuhan sesuai jadwal.

Windy menegaskan ASDP berkomitmen menjaga kualitas layanan sepanjang tahun demi memastikan konektivitas antarpulau tetap terjaga.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB