BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Sekolah di Makassar Terapkan Pembelajaran Daring

Senin, 12 Januari 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, cuaca ekstrem dan angin kencang. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, cuaca ekstrem dan angin kencang. (Posnews/Ist)

MAKASSAR, POSNEWS.CO.ID – Peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dinas Pendidikan Kota Makassar meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah mulai Senin (12/1/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman, menegaskan seluruh proses belajar dilaksanakan daring dari rumah masing-masing hingga cuaca kembali membaik.

“Untuk keselamatan dan kesehatan peserta didik serta tenaga pendidik, sementara belajar dilakukan secara daring,” ujar Achi.

Baca Juga :  BMKG - Hujan Ringan Guyur Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor Hari Ini

Genangan Air dan Banjir Potensial Ganggu Sekolah

Achi menjelaskan, intensitas hujan tinggi disertai angin kencang berpotensi menimbulkan genangan dan banjir di sejumlah wilayah, sehingga membahayakan aktivitas belajar tatap muka.

Sebagai langkah antisipatif, seluruh sekolah PAUD/TK, SD, dan SMP terdampak diminta meniadakan pembelajaran langsung dan menggantinya dengan daring sampai kondisi cuaca aman.

“Meski daring, proses pembelajaran tetap berjalan sesuai jadwal,” tambahnya.

Guru dan Orang Tua Dilibatkan

Dinas Pendidikan Makassar meminta guru memberikan materi dan tugas secara efektif dan proporsional.

Baca Juga :  Misteri Mayat Berselimut di Kos Pondok Gede Terbongkar, Dua Pelaku Diciduk

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, orang tua dan wali diharapkan mengawasi anak agar mengikuti kegiatan belajar daring dengan tertib.

Kebijakan ini resmi tertuang dalam surat edaran Dinas Pendidikan Kota Makassar yang berlaku sejak 12 Januari 2026.

Achi berharap seluruh satuan pendidikan mematuhi ketentuan hingga cuaca kembali kondusif.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump dan Netanyahu Gagal Capai Kesepakatan Definitif
Pezeshkian Serukan Persatuan Iran di Tengah Krisis dan Tekanan Nuklir
Tandukan Van Dijk Bawa Kemenangan: Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland
Manchester City Libas Fulham 3-0: Haaland Kembali Cetak Gol
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang
Polisi Bongkar Rumah Produksi Ganja dari Bibit Dark Web di Jagakarsa, 5,9 Kg Disita
CCTV Rekam Pencurian di Hotel Bintang Lima Sudirman, Polisi Buru Pelaku
Tragedi Tumbler Ridge: Polisi Identifikasi Pelaku Penembakan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:00 WIB

Trump dan Netanyahu Gagal Capai Kesepakatan Definitif

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:56 WIB

Pezeshkian Serukan Persatuan Iran di Tengah Krisis dan Tekanan Nuklir

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:54 WIB

Tandukan Van Dijk Bawa Kemenangan: Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:49 WIB

Manchester City Libas Fulham 3-0: Haaland Kembali Cetak Gol

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:45 WIB

Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang

Berita Terbaru

Visi yang berseberangan. Pertemuan tertutup antara Donald Trump dan Benjamin Netanyahu berakhir tanpa kesepakatan konkret mengenai strategi menghadapi Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump dan Netanyahu Gagal Capai Kesepakatan Definitif

Kamis, 12 Feb 2026 - 11:00 WIB

Ilustrasi, Dominasi tak terbendung. Manchester City mengamankan kemenangan beruntun ke-20 atas Fulham, memangkas jarak poin dengan pemuncak klasemen sementara Erling Haaland ditarik keluar akibat kelelahan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Manchester City Libas Fulham 3-0: Haaland Kembali Cetak Gol

Kamis, 12 Feb 2026 - 08:49 WIB

Ilustrasi, Prahara di jalur maut. Sebuah kapal migran terbalik di lepas pantai Libya, menewaskan puluhan orang dan hanya menyisakan dua wanita yang harus kehilangan seluruh anggota keluarganya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang

Kamis, 12 Feb 2026 - 08:45 WIB