JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Banjir maih merendam sejumlah wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara pada Minggu pagi, 1 Februari 2026. Tinggi muka air tercatat mencapai 10 hingga 20 sentimeter, mengganggu aktivitas warga sejak dini hari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, banjir menerjang Kelurahan Tegal Alur, Marunda, dan Kapuk Muara. Data tersebut dihimpun per pukul 06.00 WIB.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebutkan bahwa genangan air masih terjadi di sejumlah titik permukiman dan akses jalan.
“Saat ini BPBD mencatat terdapat 9 RT dan 1 ruas jalan tergenang,” ujar Mohamad Yohan kepada wartawan.
Luapan Kali Angke dan Kali Nagrak Picu Banjir
BPBD menjelaskan, banjir dipicu curah hujan tinggi disertai luapan sejumlah aliran sungai. Di Jakarta Utara, air meluap dari Kali Angke dan Kali Nagrak.
Sementara itu, banjir di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat, terjadi akibat luapan Kali Semongol.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebaran Banjir di Jakarta Barat dan Jakarta Utara
BPBD DKI Jakarta merinci lokasi banjir per pukul 06.00 WIB yang tersebar di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Di Jakarta Barat, genangan merendam 2 RT di Kelurahan Tegal Alur dengan ketinggian air mencapai 20 sentimeter.
BPBD memastikan banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang memicu luapan Kali Semongol.
Sementara itu, Jakarta Utara mencatat genangan di 6 RT Kelurahan Marunda dan 1 RT Kelurahan Kapuk Muara. Ketinggian air di wilayah ini mencapai 10 sentimeter, dipicu hujan lebat serta luapan Kali Angke dan Kali Nagrak.
Selain merendam permukiman, banjir juga memaksa ratusan warga mengungsi, khususnya di Kelurahan Marunda, Jakarta Utara.
BPBD mencatat, 50 kepala keluarga atau 125 jiwa mengungsi di Masjid Nurul Jannah, sedangkan 62 kepala keluarga dengan 225 jiwa lainnya menempati SD Robiatul Adawiyah sebagai lokasi pengungsian sementara.
Tak hanya itu, akses jalan utama turut tergenang banjir. Genangan air setinggi 15 sentimeter merendam Jalan Kamal Raya, Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Semongol, sehingga menghambat mobilitas warga.
Untuk mempercepat penanganan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel dan pompa air ke seluruh titik terdampak.
BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat guna melakukan penyedotan genangan, pemantauan lapangan, serta memastikan tali-tali air berfungsi optimal agar banjir segera surut.
BPBD pun mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. (red)
Editor : Hadwan





















