Tekan Awan Hujan, BPBD DKI Kerahkan Pesawat TNI AU Modifikasi Cuaca – 1,6 Ton Garam Disemai

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pesawat BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menangani sebaran abu vulkanik Anak Krakatau. (Posnews/BPBD DKI)

Ilustrasi, Pesawat BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menangani sebaran abu vulkanik Anak Krakatau. (Posnews/BPBD DKI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menggeber operasi modifikasi cuaca (OMC) sejak hari ini hingga 20 Januari 2026.

Langkah ini diambil sebagai antisipasi dini cuaca ekstrem yang berpotensi memicu banjir dan bencana hidrometeorologi di Ibu Kota.

Tak sendiri, BPBD menggandeng BMKG dan TNI Angkatan Udara dalam pelaksanaan OMC. Operasi dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan mengerahkan pesawat CASA 212 A-2105 milik TNI AU.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa, mengungkapkan OMC perdana langsung dilakukan dua sortie penerbangan.

Baca Juga :  Badai Salju Tewaskan 50 Orang, Florida Minus 4 Derajat

Total 1.600 kilogram Natrium Klorida (NaCl) disemai di wilayah perairan Selat Sunda untuk menekan pembentukan awan hujan menuju Jakarta.

Pada sortie pertama, petugas menyebar 800 kilogram NaCl di ketinggian 8.000–12.000 kaki. Selanjutnya, sortie kedua digelar pukul 15.40–17.30 WIB di ketinggian 9.000 kaki, dengan jumlah bahan semai yang sama.

Menurut Isnawa, fokus penyemaian diarahkan ke wilayah perairan sebagai strategi mitigasi agar awan hujan terkendali sebelum bergerak ke daratan Jakarta.

Baca Juga :  Pedagang Murka, Peresmian Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Batal Picu Kerugian Besar

Seluruh operasi, tegasnya, berdasarkan analisis meteorologi dan pemantauan cuaca terkini.

BPBD DKI Jakarta memastikan evaluasi dan koordinasi dilakukan setiap hari bersama BMKG dan TNI AU selama periode 16–20 Januari 2026.

Evaluasi ini bertujuan menentukan waktu dan lokasi penyemaian paling efektif sesuai dinamika atmosfer.

Di sisi lain, BPBD mengimbau warga tetap siaga terhadap potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang. Masyarakat juga diminta aktif menjaga kebersihan saluran air guna meminimalkan risiko genangan dan banjir.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Minta Danantara Bantu Lanjutkan LRT Jakarta ke JIS dan Whoosh
Cuaca Jabodetabek Rabu 16 September 2026, Bogor Berpotensi Hujan
Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C
BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:56 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu 16 September 2026, Bogor Berpotensi Hujan

Selasa, 15 September 2026 - 05:27 WIB

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Senin, 14 September 2026 - 05:52 WIB

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Berita Terbaru

Laporan CBO menunjukkan biaya perang AS melawan Iran tembus $38 miliar Dolar AS dan mendongkrak inflasi hingga 2027. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:39 WIB

Donald Trump mengecam keputusan Mahkamah Agung AS yang memblokir aturan pembatasan surat suara via pos jelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:35 WIB

 Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:29 WIB

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:44 WIB