: Donald Trump Ancam Blokir Akses dan Tuntut Kepemilikan

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trump nampak mengantuk saat menghadiri rapat kabinet di Gedung Putih. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

Trump nampak mengantuk saat menghadiri rapat kabinet di Gedung Putih. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

WINDSOR, POSNEWS.CO.ID – Para pemimpin politik dan bisnis Kanada menyuarakan penolakan keras terhadap ancaman terbaru Presiden Donald Trump. Pada Senin (9/2/2026), Trump mengancam akan menunda pembukaan jembatan penghubung utama antara Kanada dan Amerika Serikat.

Jembatan Internasional Gordie Howe merupakan jalur vital yang menghubungkan Windsor, Ontario, dengan Detroit, Michigan. Koridor ini menangani sekitar 25 persen perdagangan bilateral antara kedua negara. Selain itu, jembatan ini menjadi urat nadi utama bagi industri otomotif di Amerika Utara.

Tuntutan Kepemilikan dan Kompensasi Trump

Trump melontarkan ancaman tersebut melalui unggahan di Truth Social. Ia mengeluh bahwa Kanada telah memperlakukan Amerika Serikat secara “tidak adil”. Oleh karena itu, ia menuntut kepemilikan setidaknya separuh dari aset tersebut sebagai bentuk kompensasi.

“Saya tidak akan mengizinkan pembukaan jembatan ini sampai Amerika Serikat menerima kompensasi penuh,” tulis Trump. Ia mengeklaim bahwa Kanada membangun jembatan tersebut hampir tanpa konten produk Amerika Serikat. Trump memprediksi bahwa pendapatan dari tol jembatan ini akan sangat besar karena akses ke pasar AS. Oleh sebab itu, ia berencana untuk segera memulai negosiasi ulang terkait hak kepemilikan jembatan tersebut.

Baca Juga :  PM Takaichi Pertaruhkan Hubungan Jepang-China Tanpa Komeito

Reaksi Keras Pemimpin Kanada

Wali Kota Windsor, Drew Dilkens, segera mengecam ancaman tersebut. Ia menilai Trump telah mengabaikan kepentingan bersama kedua negara demi retorika politik. “Ini sungguh gila. Saya tidak percaya dengan apa yang saya baca,” ujar Dilkens dengan nada marah.

Dilkens membantah klaim Trump mengenai material konstruksi. Ia menegaskan bahwa pihak kontraktor menggunakan baja Amerika Serikat pada sisi proyek di wilayah AS. Sementara itu, CEO Kamar Dagang Kanada, Candace Laing, menyebut langkah memblokir jembatan sebagai tindakan yang “mengalahkan diri sendiri”. Menurutnya, jalan keluar dari krisis ini adalah membangun jembatan, bukan merusak koridor perdagangan yang sudah mapan.

Baca Juga :  Pria Muda Tewas Terbakar di Parit Kebun Kol Pangalengan Bandung - Ditemukan Tanpa Busana

Investasi Besar dan Inkonsistensi Kebijakan

Pemerintah federal Kanada membiayai proyek ini secara mandiri dengan investasi sebesar 6,4 miliar dolar Kanada atau sekitar 4,7 miliar dolar AS. Kanada berencana menutup biaya tersebut melalui pendapatan tol di masa depan. Berdasarkan perjanjian, Kanada akan membagi pendapatan tersebut dengan negara bagian Michigan setelah pendapatan tol melunasi seluruh nilai investasi awal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Retorika Trump kali ini menandai pembalikan sikap yang tajam. Pada masa jabatan pertamanya di tahun 2017, Trump pernah memuji jembatan tersebut bersama Perdana Menteri Justin Trudeau. Saat itu, ia menyebut proyek Gordie Howe sebagai penghubung ekonomi yang sangat penting bagi kedua negara. Kini, ketidakpastian ini mengancam stabilitas rantai pasokan di perbatasan yang paling sibuk di dunia tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB