Polisi Gagalkan Peredaran 3.000 Butir Ekstasi di Jakarta Barat, 2 Kurir Diciduk

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan 3.000 butir ekstasi dari dua tersangka di Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

Polisi mengamankan 3.000 butir ekstasi dari dua tersangka di Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran 3.000 butir ekstasi di Jakarta Barat.

Polisi menangkap dua kurir narkoba, D dan A, saat mereka berada di SPBU Shell Daan Mogot, Kebon Jeruk, Minggu (8/2/2026) malam.

Penindakan berawal dari laporan masyarakat tentang rencana transaksi narkoba di kawasan tersebut. Polisi segera bergerak ke lokasi dan menemukan kedua pria yang dicurigai membawa narkotika.

Saat digeledah, petugas menyita satu bungkus besar berisi 3.000 butir ekstasi dan dua ponsel yang digunakan untuk komunikasi transaksi.

Baca Juga :  KSPSI Tegaskan 3 Juta Buruh Tidak Ikut Demo HOSTUM Besok

Kedua tersangka langsung digelandang ke Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan.

Kanit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba, AKP Edy Lestari, mengatakan, penyidik kini mengembangkan jaringan di atas kedua tersangka.

“Kami akan kembangkan lagi untuk memburu bandar utama,” ujar Edy.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan, pengungkapan ini menunjukkan komitmen Polda Metro Jaya memberantas narkoba, termasuk semua jenis ekstasi yang mengancam generasi muda.

Baca Juga :  Satpam Rumah Sakit di Serang Jadi Kurir, Polisi Sita 423 Gram Sabu dan 50 Ekstasi

“Kami tidak memberi ruang bagi peredaran narkotika. Setiap butir yang disita dapat menyelamatkan satu nyawa anak bangsa,” kata Budi.

Polisi mengimbau masyarakat aktif melapor ke 110 jika melihat aktivitas mencurigakan, sehingga pemberantasan narkoba di Jakarta lebih efektif. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB