Polisi Selidiki Unsur Pidana Kebakaran Pabrik Pestisida Setu yang Cemari Sungai Cisadane

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Api Pabrik Pestisida Padam 7 Jam, DLH Tangsel Uji Sampel Limbah. (Posnews/Ist)

Api Pabrik Pestisida Padam 7 Jam, DLH Tangsel Uji Sampel Limbah. (Posnews/Ist)

TANGERANG SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Polres Tangerang Selatan mengusut tuntas kebakaran pabrik pestisida di Kecamatan Setu yang berdampak pada pencemaran Sungai Cisadane.

Penyidik kini mendalami kemungkinan adanya unsur pidana di balik insiden yang memicu kematian ikan massal tersebut.

Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo menegaskan bahwa proses hukum masih berjalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami masih mendalami dalam tahap penyelidikan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (13/2/2026). Dengan demikian, polisi belum menyimpulkan ada atau tidaknya tindak pidana dalam kasus ini.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa lima saksi yang terdiri dari manajer, karyawan, dan petugas keamanan pabrik.

Baca Juga :  Gaya Hidup Modern Picu Lonjakan Obesitas, Risiko Penyakit Kronis Mengintai

Selain itu, polisi menerbitkan Laporan Polisi (LP) Model A sebagai dasar hukum untuk mengusut dugaan pelanggaran pidana dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Selanjutnya, aparat fokus menelusuri penyebab kebakaran sekaligus kemungkinan kelalaian dalam pengelolaan bahan kimia berbahaya.

Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan guna menguji sampel limbah dan residu pestisida yang diduga mengalir ke sungai.

Kebakaran terjadi pada Senin (9/2/2026) di kawasan industri Kecamatan Setu, Tangerang Selatan. Api yang bersumber dari bahan kimia mudah terbakar membuat petugas pemadam harus bekerja ekstra.

Baca Juga :  Debt Collector Tikam Advokat di Kelapa Dua, Pelaku Diciduk Saat Kabur ke Semarang

Bahkan, tim menggunakan dua truk pasir untuk menutup sumber api sebelum akhirnya padam setelah tujuh jam penanganan.

Dampaknya, air Sungai Cisadane berubah warna menjadi putih dan dipenuhi bangkai ikan. Warga sekitar melaporkan bau menyengat serta kekhawatiran terhadap kualitas air.

Oleh karena itu, hasil uji laboratorium DLH akan menjadi kunci untuk memastikan tingkat pencemaran dan potensi pelanggaran hukum lingkungan.

Polres Tangsel menegaskan akan menindak tegas jika ditemukan unsur pidana, baik terkait kelalaian, pelanggaran standar keselamatan kerja, maupun pencemaran lingkungan hidup. Hingga kini, penyelidikan terus berlangsung. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Bekasi dan Bogor
Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap
SDN Kebayoran Lama Roboh Hampir 2 Tahun, Siswa Belajar di Ruang Darurat
Kabel Penerangan Jalan Dipotong, Polisi Tangkap Pelaku di Tol Wiyoto Wiyono
Polemik Ucapan Hotman Paris Memanas, PWI Tempuh Jalur Hukum
Cuma Melintas dari Thamrin City, Sopir Mengaku Dipalak Uang Rp 25 Ribu
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay Hilang Misterius, Diduga Diculik dari Restoran

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:26 WIB

Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:15 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Bekasi dan Bogor

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:55 WIB

Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:12 WIB

SDN Kebayoran Lama Roboh Hampir 2 Tahun, Siswa Belajar di Ruang Darurat

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:04 WIB

Kabel Penerangan Jalan Dipotong, Polisi Tangkap Pelaku di Tol Wiyoto Wiyono

Berita Terbaru

Langkah taktis pereda ketegangan kawasan. Arab Saudi dan UEA meluncurkan pesan persaudaraan serentak di media sosial guna mengakhiri perselisihan geopolitik beberapa bulan terakhir. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Arab Saudi dan UEA Kompak Tegaskan Persaudaraan

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:00 WIB