Viral Penumpang Diduga Berbuat Tak Senonoh di Taksi Online, Polisi Selidiki

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar rekaman dashcam yang memperlihatkan penumpang di kursi belakang taksi online saat video viral beredar di media sosial. (Posnews/Ist)

Tangkapan layar rekaman dashcam yang memperlihatkan penumpang di kursi belakang taksi online saat video viral beredar di media sosial. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Video dugaan tindakan tidak senonoh di dalam mobil taksi online viral di media sosial.

Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Selasa, 10 Februari 2026 malam dan langsung memicu sorotan publik.

Rekaman dashcam yang diunggah sang pengemudi memperlihatkan sepasang penumpang berbaring di kursi belakang.

Merasa tidak nyaman, sopir segera menegur keduanya agar menghentikan tindakan tersebut.

Dalam unggahan Instagram-nya, pengemudi mengaku terkejut dan kecewa atas perilaku penumpang yang dinilai tidak menghormati kendaraan pribadinya.

Baca Juga :  Darurat Perlindungan Anak di Inggris: Polisi Tangkap 1.000 Tersangka Pedofil Setiap Bulan

“Bang, minta maaf, memang enggak bisa ditahan sebentar? Ini mobil saya. Jangan di mobil saya,” ujar sopir dalam video itu. Setelah ditegur, penumpang laki-laki terdengar meminta maaf.

Sementara itu, Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Muhammad Kukuh Islami membenarkan pihaknya menerima informasi terkait video viral tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hingga Jumat (13/2/2026), polisi masih menyelidiki identitas pasangan dalam rekaman dashcam.

Baca Juga :  Fakta Baru Bentrok TNI-Polisi di Toraja Utara, Pengunjung Jadi Korban - Dipicu Musik DJ

“Kami belum mengetahui identitasnya. Kami akan melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari sopir untuk mengetahui siapa penumpang tersebut,” jelas Kukuh.

Polsek Kebayoran Lama menegaskan akan menelusuri kebenaran peristiwa ini dan menindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila ditemukan unsur pelanggaran.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan media sosial serta menjaga etika di ruang publik, termasuk di dalam kendaraan transportasi online. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Republik Blokade Resolusi Anti-Perang Saat Wacana Pemakzulan Trump Menguat
BNN dan BPOM Waspada Narkoba Baru di Vape, 4,1 Juta Warga Indonesia Terpapar
Trump Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Eropa Akibat Sengketa Selat Hormuz
Putin Umumkan Gencatan Senjata Paskah 32 Jam
Damai dengan Jokowi, Nasib Kasus Rismon Menunggu Gelar Perkara Polisi
Melania Trump Bersuara: Bantah Kaitan dengan Jeffrey Epstein
Yusril: Kasus Aktivis Andrie Yunus Tetap di Peradilan Militer
Ancaman Sabotase Bawah Laut: Inggris Adang Operasi Rahasia Kapal Selam Rusia

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 17:26 WIB

Republik Blokade Resolusi Anti-Perang Saat Wacana Pemakzulan Trump Menguat

Sabtu, 11 April 2026 - 15:58 WIB

BNN dan BPOM Waspada Narkoba Baru di Vape, 4,1 Juta Warga Indonesia Terpapar

Sabtu, 11 April 2026 - 11:54 WIB

Trump Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Eropa Akibat Sengketa Selat Hormuz

Sabtu, 11 April 2026 - 09:51 WIB

Putin Umumkan Gencatan Senjata Paskah 32 Jam

Sabtu, 11 April 2026 - 09:33 WIB

Damai dengan Jokowi, Nasib Kasus Rismon Menunggu Gelar Perkara Polisi

Berita Terbaru

Napas lega di garis depan. Presiden Vladimir Putin mengumumkan gencatan senjata dua hari untuk peringatan Paskah Ortodoks, sebuah langkah yang segera disambut oleh Presiden Volodymyr Zelenskyy di tengah kebuntuan perang empat tahun. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Putin Umumkan Gencatan Senjata Paskah 32 Jam

Sabtu, 11 Apr 2026 - 09:51 WIB