Polisi Bekuk 3 Pelaku Penyekapan di Tangsel, 5 Korban Disiksa Usai Transaksi Mobil

Kamis, 16 Oktober 2025 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Korban penyekapan. Dok: Istimewa

Ilustrasi, Korban penyekapan. Dok: Istimewa

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Aksi tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam membebaskan korban penyekapan bak di film Hollywood berlangsung dramatis dan menegangkan.

Korban mengalami penyekapan dan penyiksaan usai transaksi jual-beli mobil di Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Polisi bergerak cepat berhasil membekuk para pelaku dan membebaskan lima korban dalam operasi dramatis di dua lokasi berbeda.

Dalam video viral di media sosial, tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap seorang pria di sebuah rumah. Petugas langsung memborgol tangan pelaku dan menggiringnya ke mobil polisi.

Tak berhenti di situ, tim Resmob menggerebek rumah indekos di kawasan Tangsel. Polisi menemukan tiga korban tengah tertidur di satu kamar dan dua korban lain di kamar berbeda. Petugas sempat kesulitan karena pintu terkunci dari luar.

Baca Juga :  Motor Diizinkan Masuk Tol Saat Banjir Jakarta, Polda Metro Jaya Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Begitu petugas berhasil membuka pintu, mereka langsung memerintahkan para korban memperlihatkan luka bekas penyiksaan.

Dengan suara bergetar, salah satu korban mengungkap bahwa pelaku mencambuknya menggunakan selang dan gantungan baju.

Polisi segera menenangkan para korban. “Sudah cukup, pakai bajumu. Barangmu jangan sampai tertinggal, KTP, dompet, apa pun,” ujar salah satu anggota polisi yang terekam dalam video.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga Pelaku Ditangkap, Polisi Dalami Motif Sadis

Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan bahwa Subdit Resmob menangkap tiga pelaku utama dalam waktu singkat setelah menerima laporan.

Baca Juga :  Polri Gerak Cepat Bentuk Tim Pokja Usai Putusan MK Soal Penugasan Jabatan Sipil

“Masih kami periksa. Ada tiga orang yang sudah kami amankan dari transaksi jual-beli mobil,” tambahnya.

Sebelumnya, video viral menunjukkan tiga pria dengan punggung penuh luka cambuk saling mengoleskan salep di tubuh masing-masing, sementara dua pria lain mengawasi dan memberi perintah dengan nada keras.

Ade Ary menegaskan, penyelidikan terus berlanjut untuk memburu semua pihak yang terlibat. “Kami akan kejar seluruh pelaku yang terlibat dalam penyiksaan ini,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan
LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar
Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi
Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump
101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis
Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18 WIB

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Berita Terbaru

Ilustrasi, Eskalasi kekerasan di perbatasan. Pembunuhan seorang tetua suku yang anti-militan memicu baku tembak sengit antara komite perdamaian lokal dan kelompok bersenjata di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Menepis spekulasi. Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam kondisi kesehatan yang prima dan tetap menjalankan tugas negara secara aktif, membantah laporan mengenai cedera akibat serangan udara. Dok: Xinhua.

INTERNASIONAL

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB