Viral Pengeroyokan di SPBU Bungur, Dua Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan dua pelaku pengeroyokan viral di depan SPBU Bungur, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Posnews/Sosmed)

Polisi mengamankan dua pelaku pengeroyokan viral di depan SPBU Bungur, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Posnews/Sosmed)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi membongkar kasus pengeroyokan brutal yang viral di media sosial di depan SPBU Bungur, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam pengungkapan ini, Polres Metro Jakarta Pusat menangkap dua pelaku berinisial SS (26) dan ASA (23).

Aksi kekerasan tersebut terjadi pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 03.15 WIB dan sempat membuat geger warganet setelah video pengeroyokan beredar luas di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari patroli siber yang menemukan rekaman amatir aksi pengeroyokan di jalan raya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Meski korban belum membuat laporan, tim langsung bergerak cepat melakukan penelusuran digital, mengecek CCTV, dan memeriksa saksi di lokasi,” kata Roby, Rabu (27/5/2026).

Baca Juga :  Begal Sadis Gunung Sahari Jakarta Pusat Viral, 4 Pelaku Todong Celurit Rampas Korban

Polisi Telusuri CCTV hingga Pelaku Menyerahkan Diri

Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengidentifikasi korban berinisial FMS dan rekannya EBTW. Keduanya kemudian diminta membuat laporan resmi ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Roby menjelaskan, peristiwa bermula saat korban hendak mengisi BBM di SPBU Bungur. Saat itu, korban melihat seorang sopir taksi terlibat cekcok dengan rombongan pelaku.

Namun, situasi justru memanas ketika korban mencoba melerai keributan tersebut. Rekan korban diduga langsung ditarik dan dipukul oleh pelaku.

“Korban berniat melerai, tetapi malah menjadi sasaran pengeroyokan,” ujarnya.

Saat FMS mencoba membantu rekannya, para pelaku kembali melakukan penganiayaan secara bersama-sama di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Lubang Proyek Makan Korban di Tebet, Polisi Selidiki Standar Keselamatan

Polisi Libatkan Tokoh Masyarakat

Sebelum menangkap pelaku, polisi juga melakukan pendekatan persuasif melalui tokoh masyarakat dan pos kamtibmas di lingkungan tempat tinggal pelaku.

Hasilnya, SS dan ASA akhirnya menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Selasa (26/5/2026) dini hari.

Polisi menduga para pelaku berada di bawah pengaruh alkohol saat melakukan pengeroyokan tersebut.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak kekerasan bersama-sama dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.

Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut sambil menunggu hasil visum korban untuk melengkapi proses penyidikan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati
Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali
7 ABK WNI Tak Tahu Kapal Bawa 1,16 Ton Ketamin, Polisi Ungkap Modus Sindikat
Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Hari Ini, Bogor Waspadai Petir
Kampung Ambon Kembali Disisir Polisi, 7 Orang Diamankan dan Sejumlah Senjata Disita
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Siap Awasi Pengendara
110 Aset Disita dalam Kasus Dana Syariah, Ribuan Korban Menanti Kepastian
Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Hari Ini, Bogor Waspadai Petir

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kampung Ambon Kembali Disisir Polisi, 7 Orang Diamankan dan Sejumlah Senjata Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Siap Awasi Pengendara

Berita Terbaru

Tren busana Gothic Lolita Jepang kian populer di Eropa. Simak lonjakan penjualan Atelier Pierrot dan kemeriahan acara tea party di Berlin. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:00 WIB

Kepolisian Turki menemukan lonceng perdamaian hadiah dari Jepang yang sempat dicuri di Yalova. Simak rincian penangkapan pelaku. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Selasa, 27 Okt 2026 - 07:14 WIB